Kemarau di Way Kanan Diperkirakan Berlangsung hingga Akhir Tahun
- 19 Agt 2026 15:24 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan – Musim kemarau di Kabupaten Way Kanan diperkirakan berlangsung hingga akhir tahun 2026. Kondisi tersebut perlu diantisipasi karena berpotensi memicu kekurangan air bersih dan berdampak terhadap sektor pertanian.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Way Kanan, Sufrianto, mengatakan perkiraan tersebut berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Pemerintah daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan untuk menghadapi dampak kemarau yang berkepanjangan.
Menurutnya, salah satu langkah yang disiapkan yakni mengantisipasi potensi krisis air bersih di sejumlah wilayah. BPBD bersama perangkat daerah dan perusahaan terkait diminta memetakan wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air.
“Berdasarkan informasi BMKG, kemarau diperkirakan berlangsung hingga akhir tahun, sehingga perlu langkah antisipasi terhadap dampaknya,” ujarnya, Rabu, 19 Agustus 2026.
BPBD juga menyiapkan mobil tangki air untuk mendukung distribusi air kepada masyarakat apabila terjadi krisis. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah yang mengalami kekurangan air.
Selain kebutuhan rumah tangga, kondisi kemarau juga berpotensi berdampak terhadap sektor pertanian. "Karena itu, petani diimbau menyesuaikan pola tanam dengan ketersediaan air," jelasnya.
Dia juga mengajak seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan dan menghemat penggunaan air selama musim kemarau. Koordinasi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dinilai penting untuk mengantisipasi dampak kemarau hingga akhir tahun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....