Bappeda Way Kanan Selaraskan Perencanaan dengan Sektor Pertanian

  • 19 Agt 2026 22:35 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Way Kanan menyelaraskan perencanaan daerah dengan pengembangan sektor pertanian. Langkah tersebut mendukung target swasembada pangan nasional dalam Asta Cita pemerintah pusat.

Kepala Bappeda melalui Fungsional Perencana Ahli Madya Bappeda Way Kanan, Harmadi, mengatakan kebijakan tersebut mengacu pada RPJMD Way Kanan 2025-2029. Penguatan ekonomi produktif dan mandiri menjadi salah satu fokus pembangunan daerah.

Menurut Harmadi, sektor pertanian menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Way Kanan. Karena itu, pengembangan pertanian diarahkan agar semakin produktif dan berdaya saing.

“Kalau kaitan dengan Asta Cita, pangan dan perkebunan sudah ditetapkan dalam RPJMD,” ujar Harmadi, Rabu, 19 Agustus 2026. "Sektor tersebut menjadi bagian penting dalam pembangunan ekonomi daerah."

Harmadi menjelaskan, Way Kanan memiliki posisi strategis dalam agenda ketahanan pangan nasional. Kabupaten Way Kanan masuk Kawasan Swasembada Pangan dan Air Mesuji-Tulang Bawang.

“Ini menuntut adanya sinkronisasi program antara pemerintah pusat dan daerah,” katanya. "Sinkronisasi tersebut mencakup dukungan terhadap infrastruktur pertanian dan peningkatan produksi."

Salah satu fokus pemerintah ialah rehabilitasi jaringan irigasi yang menjadi kewenangan pemerintah pusat. Infrastruktur tersebut mencakup Daerah Irigasi Way Umpu dan Suplesi Way Besai.

“Rehabilitasi jaringan irigasi ini penting untuk meningkatkan indeks pertanaman,” ucap Harmadi. "Peningkatan indeks pertanaman diharapkan berdampak terhadap produktivitas dan ketahanan pangan daerah."

Harmadi menyebut kinerja sektor pertanian Way Kanan menunjukkan perkembangan positif pada 2025. Pertumbuhan lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan mencapai 5,13 persen.

Angka tersebut meningkat dibandingkan pertumbuhan pada 2024 yang hanya mencapai 0,06 persen. Capaian tersebut menjadi indikator positif bagi pengembangan ekonomi berbasis sektor primer.

Pemerintah daerah juga memprioritaskan sejumlah komoditas unggulan dalam perencanaan pembangunan. Komoditas tersebut meliputi padi, kopi, singkong, lada, karet, sawit, tebu, kakao, dan ternak sapi.

“Komoditas unggulan ini akan terus didorong peningkatan produksinya secara berkelanjutan,” katanya. Upaya tersebut dilakukan dengan menyesuaikan program daerah terhadap kebijakan pembangunan nasional.

Selain peningkatan produksi, pemerintah daerah mendorong kemandirian sektor pertanian. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pencapaian swasembada pangan.

Bappeda memastikan penyelarasan perencanaan terus dilakukan melalui program pembangunan yang terintegrasi. Kebijakan tersebut diarahkan agar potensi pertanian Way Kanan semakin optimal dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....