Lampung Utara Petakan Stok Beras hingga Bawang untuk 2026
- 09 Agt 2026 10:13 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Lampung Utara – Perum Bulog Kantor Cabang Lampung Utara turut terlibat dalam penyusunan Proyeksi Neraca Pangan Kabupaten Lampung Utara Tahun 2026. Penyusunan tersebut dilakukan untuk memetakan kondisi ketersediaan dan kebutuhan pangan di wilayah setempat.
Pemimpin Bulog Kantor Cabang Lampung Utara, Gusdi Prasmana, menjelaskan Proyeksi Neraca Pangan merupakan penghitungan perkiraan ketersediaan, kebutuhan, serta surplus atau defisit komoditas pangan strategis dalam satu periode ke depan.
Komoditas yang menjadi perhatian antara lain beras, jagung, kedelai, gula, dan bawang. Data tersebut menjadi salah satu dasar dalam melihat kondisi pasokan pangan dan kebutuhan masyarakat.
Menurut Gusdi, penyusunan neraca pangan juga menjadi bagian dari sistem peringatan dini. Sistem ini diperlukan untuk mengantisipasi potensi gejolak harga maupun gangguan ketersediaan pangan.
"Penyusunan Proyeksi Neraca Pangan penting untuk mengetahui perkiraan ketersediaan dan kebutuhan pangan, termasuk potensi surplus maupun defisit komoditas strategis," ujar Gusdi Prasmana, Minggu, 9 Agustus 2026.
Dalam penyusunannya, data penyediaan pangan dihitung dari produksi lokal, stok awal periode, serta rencana pemasukan atau impor. "Sementara penggunaan pangan mencakup kebutuhan konsumsi rumah tangga, industri, pakan, benih, serta memperhitungkan susut atau sisa," kata dia.
Ia menambahkan, proses penyusunan juga dilakukan melalui pengumpulan data produksi, konsumsi penduduk, dan stok dari berbagai instansi. Data tersebut kemudian digunakan untuk menyusun proyeksi neraca pangan secara bulanan hingga menjadi gambaran kondisi pangan dalam satu tahun.
“Hasil analisis nantinya dapat menunjukkan wilayah atau komoditas yang mengalami surplus maupun defisit pasokan. Informasi ini diharapkan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan kebijakan distribusi dan menjaga stabilitas pangan di Kabupaten Lampung Utara,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....