Viral Warga Protes Damkar Telat, Ini Penjelasan Pemkab Way Kanan
- 09 Agt 2026 17:05 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan - Sebuah video yang memperlihatkan kekecewaan warga terhadap petugas pemadam kebakaran (Damkar) viral di media sosial.
Warga tampak meneriaki dan meminta mobil Damkar meninggalkan lokasi kebakaran karena dianggap terlambat datang, sementara api sudah melalap habis sebuah rumah.
Peristiwa tersebut terjadi pada sebuah rumah milik warga bernama Yuli, yang berlokasi di Dusun 5, Kampung Sangkaran Bhakti, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Lampung, pada Jumat malam 7 Agustus 2026.
Dalam rekaman video amatir yang beredar luas, terlihat kobaran api yang sangat besar tengah melahap bangunan rumah, disertai asap hitam pekat yang membumbung tinggi. Saking besarnya, api bahkan menjalar ke pohon kelapa di sekitar lokasi.
Saat satu unit mobil Damkar tiba, alih-alih disambut lega, petugas justru mendapat sorakan dari warga yang kesal. "Lama, pulang aja, damkarnya datang telat, pulang aja!" teriak seorang warga dengan nada kecewa dalam video tersebut.
| Baca juga: Damkar Way Kanan Imbau Warga Sediakan APAR |
Menanggapi insiden penolakan warga tersebut, Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Way Kanan, Irwansyah, angkat bicara. Ia memberikan kronologi kejadian versi pihak Damkar.
Menurut laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Damkar Way Kanan, informasi kebakaran baru diterima oleh Regu B Posko Blambangan Umpu pada pukul 20.57 WIB.
Mendapat laporan tersebut, petugas segera meluncur ke lokasi kejadian yang berjarak kurang lebih 14 kilometer dari posko.
"Pada pukul 21.00 WIB anggota sampai di lokasi kejadian dan langsung melakukan pemadaman," jelas Irwansyah saat dikonfirmasi, Minggu, 9 Agustus 2026.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman (penyiraman), pendinginan, serta penyelamatan. Api akhirnya berhasil dijinakkan sekitar pukul 21.28 WIB. Setelah memastikan kondisi aman dan melakukan pengecekan peralatan, petugas kembali ke posko pada pukul 22.30 WIB.
Irwansyah merinci, rumah yang ludes terbakar tersebut memiliki luas sekitar 8 x 16 meter. Beruntung, tidak ada korban jiwa atau warga yang dilaporkan luka-luka dalam peristiwa nahas ini.
"Hingga kini, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Sementara total kerugian masih dalam tahap pendataan," ujarnya.
Terkait keluhan warga mengenai keterlambatan, Irwansyah memaparkan sejumlah kendala serius yang dihadapi armadanya saat menuju lokasi.
Salah satu faktor utama adalah kondisi jalan yang rusak. Selain itu, perjalanan terhambat oleh pemberlakuan sistem buka-tutup arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) karena adanya proyek pengecoran jalan.
Tantangan tidak berhenti sampai di situ. Proses pemadaman pun menemui hambatan teknis. "Ini kan musim kemarau, petugas kami juga menghadapi kendala sumber air untuk proses pemadaman," ungkap Irwansyah.
| Baca juga: SMPN 1 Baradatu Nyaris Ludes Dilalap Api |
Ia juga mengakui adanya keterbatasan peralatan di lapangan, seperti kurangnya lampu kepala (headlamp) bagi personel.
Namun, ia menegaskan proses pemadaman tetap dilakukan secara maksimal, didukung oleh sinergi personel Posko Blambangan Umpu, TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat setempat. Dalam operasi ini, satu unit armada jenis Kajama berkapasitas 3.500 liter bersama enam personel dikerahkan.
Di saat yang hampir bersamaan dengan kebakaran rumah Yuli, konsentrasi pihak Damkar Way Kanan ternyata tengah terbagi.
Irwansyah menjelaskan personel Pos Baradatu sedang bersiaga menangani kebakaran lahan di Kampung Negeri Baru, Kecamatan Umpu Semenguk.
Lokasi kebakaran lahan (karhutla) ini cukup sulit diakses karena jauh dari jalan lintas sehingga tidak bisa dijangkau langsung oleh kendaraan pemadam.
Mengingat lokasinya masih jauh dari permukiman, petugas Pos Baradatu bersama warga dan kepala kampung setempat melakukan pemantauan dari pinggir jalan lintas, bersiaga mengantisipasi jika api merambat.
Malam itu, total dua armada Damkar dikerahkan untuk menangani dua insiden kebakaran berbeda di Way Kanan.
Saat ini, penyebab pasti kebakaran rumah di Kampung Sangkaran Bhakti masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dan instansi terkait.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....