Hujan Deras Sebabkan Banjir di Tiuh Balak Pasar
- 24 Mei 2026 12:56 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan - Bencana banjir melanda kawasan Kelurahan Tiuh Balak Pasar, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, Sabtu 23 Mei 2026 malam.
Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan saluran air tersumbat, mengakibatkan luapan air merendam fasilitas pendidikan, rumah ibadah, dan pemukiman warga.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Way Kanan, Sufrianto, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, banjir merendam kompleks MTs dan MA Kampung Tiuh Balak Pasar, sebuah masjid, serta beberapa rumah warga.
"Melaporkan peristiwa banjir di MTs dan MA Kampung Tiuh Balak, Kecamatan Baradatu malam ini. Terdapat beberapa rumah, sekolah, dan masjid yang terendam," ujar Sufrianto.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Sufrianto memastikan bahwa genangan air telah berangsur surut. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Way Kanan telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan pendataan.
"Tim TRC BPBD sudah di lokasi. Hasil monitoring menunjukkan penyebab banjir adalah siring atau saluran air yang macet," jelas Sufrianto.
Ia menambahkan, tim BPBD bersama warga dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) terus bersiaga dan bergotong royong membersihkan sisa lumpur.
Meski air mulai surut, dampak banjir menyisakan kerusakan yang cukup memprihatinkan.
Ketua Komite MA Tiuh Balak Pasar, Syarifudin, mengatakan banjir kali ini cukup parah dengan ketinggian air mencapai 60 hingga 70 sentimeter.
"Akibatnya fasilitas sekolah rusak, terutama arsip-arsip penting MA. Fasilitas masjid seperti Al-Qur'an dan karpet juga dipenuhi lumpur, belum lagi rumah pimpinan yang ikut terendam," ujar Syarifudin.
Pantauan di lokasi menunjukkan upaya pembersihan masih berlangsung. Selain warga, BPBD, dan Damkar, tampak pula salah satu anggota DPRD Way Kanan, Holid Habana, yang meninjau langsung lokasi terdampak. Warga diimbau untuk tetap waspada mengantisipasi potensi banjir susulan jika hujan kembali turun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....