Puskesmas Way Tuba Intensifkan Edukasi Sanitasi dan Air Bersih
- 21 Jun 2026 11:17 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan – Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sanitasi dan penyediaan air bersih yang layak masih menjadi tantangan dalam mewujudkan lingkungan sehat di Kecamatan Way Tuba. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi kualitas kesehatan masyarakat apabila tidak ditangani secara berkelanjutan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPT Puskesmas Way Tuba, Sujatmoko, mengatakan tantangan terbesar yang dihadapi saat ini bukan hanya ketersediaan sarana sanitasi. Perubahan perilaku dan kesadaran masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat.
Menurutnya, masih terdapat warga yang kurang memperhatikan kebersihan lingkungan dan penggunaan air bersih yang aman. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit berbasis lingkungan.
Dia menjelaskan sanitasi yang kurang baik dapat memicu penyakit seperti diare, disentri, dan tifus. Selain itu, sanitasi yang tidak memadai juga berkontribusi terhadap risiko stunting pada anak.
“Kesadaran masyarakat menjadi tantangan utama dalam mewujudkan sanitasi yang sehat. Karena itu diperlukan edukasi dan keterlibatan semua pihak agar perilaku hidup bersih dapat menjadi kebiasaan,” ujarnya, Minggu, 21 Juni 2026.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Puskesmas Way Tuba terus menjalankan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Program ini difokuskan pada perubahan perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
“Selain itu, kami juga melaksanakan Surveilans Kualitas Air Minum Rumah Tangga untuk memastikan air minum yang dikonsumsi masyarakat memenuhi standar kesehatan,” katanya.
Dia juga menyatakan pihaknya aktif memberikan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada masyarakat. Edukasi dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman warga mengenai pentingnya sanitasi yang aman.
Dia berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat. Menurutnya, keberhasilan mewujudkan sanitasi sehat membutuhkan dukungan bersama dari masyarakat, pemerintah kampung, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....