Pemkab Way Kanan Dukung Penuh Akses Keuangan Daerah
- 11 Jun 2026 14:31 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan - Pemerintah Kabupaten Way Kanan menegaskan komitmennya dalam mendorong inklusi keuangan dan pengembangan UMKM melalui keikutsertaan dalam Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Lampung Semester I Tahun 2026.
Kegiatan yang digelar di Gedung Pusiban, Kantor Gubernur Lampung, Kamis, 11 Juni 2026, dihadiri Sekretaris Daerah Way Kanan Machiavelli Herman Tarmizi bersama perwakilan pemerintah daerah se-Lampung.
Rapat yang dipimpin Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela itu menekankan pentingnya program TPAKD yang berdampak langsung pada masyarakat.
"Seluruh program TPAKD harus berorientasi pada hasil nyata. Keberhasilan kita diukur dari seberapa besar dampaknya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperluas akses pembiayaan, mendorong UMKM naik kelas, hingga menekan angka kemiskinan dan pengangguran terbuka," ujar Jihan.
Berdasarkan data tahun 2025, tingkat inklusi keuangan di Lampung mencapai 80,51 persen, sedangkan tingkat literasi keuangan berada di angka 66,46 persen.
Kepala OJK Provinsi Lampung Otto Fitriandy menyampaikan, sepanjang 2025 hingga Maret 2026, TPAKD telah melaksanakan 42 kegiatan literasi dan inklusi keuangan yang menjangkau sekitar 12.500 peserta di 14 kabupaten/kota. Selain itu, terdapat 25 kegiatan business matching bagi UMKM, perempuan, dan pelajar.
"Program kerja TPAKD juga terus kami selaraskan dengan program unggulan Pemprov Lampung, seperti integrasi Program Desaku Maju dan Desa Perkasa. Tujuannya adalah membangun ekosistem ekonomi desa yang komprehensif," kata Otto.
Pada 2026, TPAKD Lampung akan menjalankan sejumlah program prioritas, di antaranya Agrifuture Lampung, hilirisasi kakao di Kabupaten Pesawaran, dan Siger Preneur Lampung untuk mendorong lahirnya wirausaha muda.
Keikutsertaan Pemkab Way Kanan dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya menyelaraskan program pusat, provinsi, dan daerah guna memperluas akses keuangan, memperkuat UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....