Tradisi Genduren dan Pawai Budaya Semarakkan Sriwijaya
- 19 Mei 2026 16:21 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan — Warga menggelar “Boyong Mbok Sri” sebagai tasyakuran pasca panen dan Merti Dusun Sri Salam Rejo. Kegiatan dipusatkan di balai dusun 02 dengan rangkaian tradisi budaya, Senin, 18 Mei 2026.
Acara diawali Genduren sebagai doa bersama memohon keselamatan dan rasa syukur. Warga kemudian makan bersama dalam suasana kebersamaan.
Kepala Kampung Sriwijaya, Antoni Nasir, menghadiri sekaligus memeriahkan kegiatan. Ia mengikuti prosesi bersama warga sepanjang acara.
“Tradisi ini menjadi wujud syukur atas hasil panen yang melimpah,” kata Antoni Nasir.
Rangkaian dilanjutkan pawai budaya membawa gunungan hasil bumi. Gunungan disusun dari sayuran dan berbagai hasil alam warga.
Dalam prosesi, kepala kampung ikut diboyong sebagai simbol penghormatan pemimpin. Tradisi ini menyerupai penghormatan raja pada masa lampau.
“Budaya ini mempererat kebersamaan serta menjaga kekompakan warga,” ujarnya.
Warga kemudian memperebutkan gunungan sebagai simbol keberkahan panen. Antoni Nasir juga menyawer warga sebagai bentuk apresiasi kebersamaan.
Acara ditutup hiburan kuda kepang yang menjadi tradisi kampung. Kegiatan diharapkan memperkuat kerukunan tanpa membedakan suku dan agama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....