Penyuluh Perikanan Way Kanan Hanya 4 Orang, Idealnya 15

  • 14 Mei 2026 10:09 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan — Keterbatasan jumlah penyuluh perikanan di Kabupaten Way Kanan menjadi perhatian serius. Dari total 15 kecamatan, saat ini hanya terdapat empat penyuluh yang aktif bertugas di lapangan, Rabu, 13 Mei 2026.

Kondisi ini dinilai belum sebanding dengan luas wilayah dan potensi perikanan yang tersebar. Akibatnya, jangkauan pembinaan kepada kelompok pembudidaya ikan belum bisa dilakukan secara maksimal.

Koordinator Penyuluh Perikanan Way Kanan, Joko Widodo, mengatakan keterbatasan SDM sangat dirasakan dalam pelaksanaan tugas. Ia menyebut beban kerja penyuluh cukup berat karena harus menjangkau banyak wilayah.

“Penyuluh perikanan ini cuma ada empat orang. Sementara kecamatan di Way Kanan ada 15, sehingga SDM kami sangat terbatas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi ini membuat pembinaan tidak bisa merata di setiap kecamatan. Beberapa wilayah dengan potensi perikanan belum tersentuh pendampingan secara rutin.

Menurutnya, secara ideal setiap kecamatan minimal memiliki satu penyuluh perikanan. Dengan begitu, pelayanan, pembinaan, dan pengembangan potensi perikanan dapat berjalan lebih optimal.

“Kalau idealnya minimal satu kecamatan satu penyuluh. Harapan kami tentu ada penambahan SDM di Way Kanan,” ucapnya.

Ia menambahkan, luas wilayah Way Kanan menjadi tantangan tersendiri bagi penyuluh yang ada. Mobilitas tinggi dibutuhkan untuk menjangkau lokasi pembudidaya yang tersebar.

Penambahan tenaga penyuluh dinilai akan berdampak langsung terhadap peningkatan produksi perikanan. Selain itu, pendampingan yang intensif dapat meningkatkan kesejahteraan pembudidaya ikan.

Dengan keterbatasan yang ada, para penyuluh tetap berupaya menjalankan tugas semaksimal mungkin. Mereka terus berkoordinasi agar potensi perikanan daerah tetap bisa dikembangkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....