Sawit Rakyat Way Kanan Didominasi Tanaman Tua, Produktivitas Menurun

  • 07 Mei 2026 09:09 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan — Dinas Perkebunan Kabupaten Way Kanan menjelaskan mayoritas perkebunan sawit rakyat saat ini sudah memasuki usia tua. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya produktivitas hasil panen petani.

Kepala Dinas Perkebunan Way Kanan, Ishak mengatakan, sebagian besar tanaman sawit rakyat berusia di atas 20 tahun. Bahkan, beberapa kebun telah mencapai usia 30 tahun.

“Mayoritas sawit rakyat kita sudah berumur 20 sampai 25 tahun. Produktivitasnya mulai berkurang,” kata Ishak, Kamis, 7 Mei 2026.

Ia menjelaskan, masa produktif tanaman sawit memiliki batas tertentu. Ketika usia tanaman semakin tua, hasil produksi tidak lagi mengalami peningkatan.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi sektor perkebunan sawit di Way Kanan. Penurunan produksi juga berpengaruh terhadap pendapatan petani sawit rakyat.

“Kondisi sawit kita sebagian besar sudah memasuki usia tua. Banyak kebun yang hasilnya terus menurun,” ujarnya.

Ishak mengatakan, pemerintah pusat telah menyiapkan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Program itu menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kembali produktivitas kebun masyarakat.

Melalui program tersebut, petani dapat melakukan peremajaan tanaman sawit yang sudah tidak produktif. Pemerintah juga mendorong petani memanfaatkan program itu secara maksimal.

“Dari pusat ada program PSR untuk membantu peremajaan sawit rakyat yang sudah tua,” ucapnya.

Dinas Perkebunan Way Kanan berharap program peremajaan berjalan optimal. Dengan begitu, produksi sawit rakyat dapat kembali meningkat dalam beberapa tahun mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....