KPH Bukit Punggur Ajak Kampus Inventarisasi Satwa

  • 26 Apr 2026 15:06 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan - Keberadaan satwa liar di kawasan Hutan Bukit Punggur dinilai perlu dikaji lebih komprehensif. Upaya ini dilakukan melalui inventarisasi yang valid dan sah secara akademis.

Kepala UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bukit Punggur, Ronald Panjaitan, menyampaikan pentingnya pendataan yang terstandar. Ia menilai data akurat menjadi dasar kebijakan pengelolaan hutan.

Menurutnya, inventarisasi satwa liar tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Diperlukan metode ilmiah agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.

“Keterlibatan akademisi sangat dibutuhkan dalam proses inventarisasi. Hal ini untuk memastikan pendekatan yang digunakan sesuai kaidah penelitian,” katanya, Minggu, 26 April 2026.

Dia mendorong perguruan tinggi di Lampung untuk terlibat dalam kajian lapangan. Beberapa di antaranya Universitas Lampung, Politeknik Negeri Lampung, dan Institut Teknologi Sumatera.

Dia menilai hutan Bukit Punggur memiliki fungsi ekologis yang penting. Kawasan ini menjadi habitat bagi berbagai jenis satwa liar.

“Selain itu, KPH juga mengedukasi petani penggarap agar mengelola lahan secara bijak. Pengelolaan dilakukan tanpa merusak fungsi ekologis kawasan,” ujarnya.

Melalui kolaborasi berbagai pihak, lanjut Ronald, pengelolaan hutan diharapkan berkelanjutan. Keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan kelestarian lingkungan menjadi tujuan utama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....