Dinas TPHP Ungkap Tantangan Kesehatan Ternak jelang Idul Adha
- 24 Apr 2026 15:45 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan- Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Way Kanan memetakan tantangan kesehatan ternak menjelang Idul Adha. Fokus pengawasan diarahkan pada pencegahan penyakit menular. Pengawasan juga menyasar lalu lintas ternak yang melintasi wilayah, Jumat, 24 April 2026.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Anik Eko Budiati, mengatakan penyakit menular sebagai tantangan utama. Penyakit yang diwaspadai meliputi PMK, LSD, jembrana, dan anthrax. Anthrax berbahaya karena termasuk penyakit zoonosis.
“Anthrax sangat berbahaya bagi manusia karena bisa menular dari hewan,” ujarnya. "Pengawasan kesehatan ternak diperketat, pemeriksaan dilakukan sebelum hewan masuk wilayah."
Tantangan berikutnya adalah lalu lintas ternak yang tinggi. Pergerakan ternak meningkatkan risiko penularan penyakit. Tidak semua ternak dilengkapi dokumen resmi dan uji laboratorium.
Menurut Anik, masih ada peternak yang mengabaikan persyaratan administrasi. Dokumen lalu lintas hewan sering tidak dipenuhi. Kondisi ini menyulitkan petugas melakukan pengawasan.
Ia juga menyoroti kepatuhan pelaku usaha dan masyarakat. Pembeli terkadang tergiur harga murah tanpa memeriksa kesehatan ternak. Peternak nakal bahkan menutupi kondisi hewan sakit.
“Kami juga menghadapi keterbatasan petugas kesehatan hewan di lapangan,” katanya. "Way Kanan hanya memiliki dua dokter hewan untuk 15 kecamatan. Paramedis tersedia dua orang, dengan sekitar 30 petugas aktif."
Keterbatasan itu membuat tim harus bekerja ekstra menjelang Idul Adha. Pengawasan dilakukan secara intensif di pasar dan jalur distribusi. Dinas mengimbau masyarakat membeli ternak sehat dan berdokumen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....