Ribuan Petani Tebu Akan Gelar Aksi Damai di Kejati Lampung
- 08 Apr 2026 14:34 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan - Ribuan massa yang tergabung dalam wadah Petani Tebu Mandiri akan melakukan aksi di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, Kamis, 9 April 2026 untuk menyuarakan tuntutan keadilan terkait persoalan hukum di sektor perkebunan tebu.
Massa aksi tersebut merupakan gabungan petani dan buruh tebu dari dua wilayah, yakni Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan Kabupaten Way Kanan, Lampung.
Mereka akan menggelar orasi damai sebagai respons atas ketidakpastian hukum yang saat ini tengah menyelimuti industri tebu di wilayah tersebut, khususnya yang melibatkan PT PSMI.
Ketua Aliansi Petani Tebu, Sartono, mengatakan aksi ini dipicu oleh kekhawatiran para petani terhadap kelangsungan mata pencaharian mereka.
"Kami akan menyampaikan tuntutan dan aspirasi terkait nasib para petani dan buruh tebu. Masalah hukum yang melibatkan perusahaan (PT PSMI) sangat berdampak pada kami di lapangan. Kami butuh kepastian," kata Sartono, Rabu 8 April 2026.
Menurutnya, persiapan aksi telah dilakukan secara matang dan terorganisir. Pergerakan massa dari Sumatera Selatan dijadwalkan mulai bergerak menuju Lampung tepat pada pukul 00.00 WIB dini hari nanti.
Titik kumpul utama ditetapkan di Lapangan Purwa Agung, Kecamatan Negara Batin. Di lokasi tersebut, ribuan petani akan melakukan briefing, pembagian kelompok, serta pemantapan materi orasi.
"Setelah seluruh persiapan matang dan doa bersama, tepat pukul 03.00 WIB subuh, iring-iringan ribuan petani akan bergerak serentak menuju kantor Kejati Lampung," jelasnya.
Sartono menjamin kehadiran ribuan massa ini bukan untuk memicu kericuhan. Aksi ini diklaim sebagai bentuk solidaritas lintas provinsi untuk memperjuangkan nasib ribuan keluarga yang menggantungkan hidup pada perkebunan tebu.
"Kami datang dengan damai. Kami membawa amanat ribuan keluarga. Kami berharap suara kami didengar dan ada solusi nyata yang adil bagi semua pihak," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....