Penjualan Gula Merah Meningkat Selama Bulan Ramadhan
- 20 Feb 2026 18:07 WIB
- Waykanan
RRI. CO. ID, Way Kanan : Permintaan gula merah mengalami peningkatan signifikan selama bulan Ramadhan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk bahan baku aneka takjil dan hidangan berbuka puasa. Pedagang mengaku penjualan naik dibanding hari biasa karena gula merah menjadi bahan utama berbagai olahan tradisional.
Di Pasar Pemda Km2, Blambangan Umpu, gula merah dijual dalam bentuk batangan maupun kepingan. Produk ini banyak diburu untuk membuat kolak, bubur candil, es campur, hingga campuran minuman hangat. Selain rasanya yang khas dan manis alami, gula merah juga dinilai lebih aromatik sehingga memberi cita rasa berbeda pada masakan.
Proses produksi gula merah sendiri masih banyak dilakukan secara tradisional. Gula merah dibuat dengan menggunakan nira kelapa atau aren yang dimasak hingga mengental lalu dicetak.
Pedagang gula merah aren, Warni mengatakan biasanya menambah stok sejak awal Ramadha. Menurutnya, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pembeli, terutama menjelang sore hari.
"Harga relatif stabil meski permintaan meningkat, tergantung pasokan dari pengrajin di tingkat desa," ujar Warni.
Meningkatnya penjualan gula merah pada bulan suci tidak hanya menggerakkan aktivitas pasar, tetapi juga berdampak positif bagi perajin dan petani nira. Momentum Ramadhan menjadi peluang ekonomi musiman yang membantu menambah pendapatan sekaligus menjaga keberlangsungan usaha gula merah tradisional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....