Cara Penyimpanan Pangan Supaya Aman Untuk Keluarga
- 20 Jan 2026 23:21 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan - Menyimpan pangan dengan benar menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kualitas dan keamanan makanan di rumah. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan cara penyimpanan bahan pangan agar terhindar dari risiko penyakit akibat makanan yang tidak aman.
Kemenkes RI menekankan pentingnya menjaga kebersihan area dapur, peralatan masak, serta wadah penyimpanan. Lingkungan dapur yang bersih dapat mencegah kontaminasi kuman dan gangguan hama yang berpotensi merusak bahan makanan.
| Baca juga: Bahaya Kimia pada Pangan |
Selain itu, bahan makanan mentah dan matang perlu disimpan secara terpisah. Langkah ini dilakukan untuk menghindari kontaminasi silang yang dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri berbahaya.
Dari sisi suhu penyimpanan, Kemenkes RI menyarankan bahan makanan disimpan pada suhu aman, yakni di bawah 5 derajat Celsius atau di atas 60 derajat Celsius. Suhu tersebut dinilai efektif untuk menghambat pertumbuhan bakteri penyebab penyakit.
| Baca juga: Tetap Sehat dan Berdaya di Usia Senja |
Penggunaan wadah penyimpanan yang tepat juga menjadi perhatian. Wadah harus bersih, tertutup rapat, dan disesuaikan dengan jenis bahan makanan yang disimpan agar kualitas pangan tetap terjaga.
Sementara itu, untuk bahan makanan kering seperti beras, tepung, dan kacang-kacangan, disarankan disimpan di tempat yang kering dan sejuk guna mencegah kerusakan dan pertumbuhan jamur.
Dengan menerapkan tips penyimpanan pangan yang aman dan sehat, masyarakat diharapkan dapat menjaga kesehatan keluarga sekaligus mencegah berbagai penyakit yang disebabkan oleh pangan yang tidak layak konsumsi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....