KPKNL Bandarlampung Dukung RRI Raih Predikat WBK
- 07 Jul 2026 20:04 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bandarlampung menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) dalam membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Sinergi antar-instansi pemerintah diharapkan dapat memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan dan pengamanan aset negara secara akuntabel.
Kepala KPKNL Bandarlampung, Titik Wijayanti, mengungkapkan, pihaknya terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk publik.
Titik menjelaskan,
Fokus utama pelayanan KPKNL Bandarlampung tertuju pada optimalisasi serta pengelolaan aset milik negara agar memberikan kontribusi positif bagi penerimaan negara non-pajak (PNBP).
Titi mngatakan, dalam rangka menjaga kualitas pelayanan prima, KPKNL Bandarlampung saat ini gencar menjalankan program digitalisasi pengelolaan Barang Milik Negara (BMN).
Titik, berharap jalinan sinergi dan kolaborasi komunikasi antara KPKNL Bandarlampung dan LPP RRI dapat semakin meningkat ke depannya selain itu, mampu memberikan ruang yang lebih luas bagi KPKNL untuk memanfaatkan kanal penyiaran RRI, baik melalui media radio maupun platform podcast digital, guna mengedukasi masyarakat luas mengenai mekanisme lelang resmi, penyebaran informasi jadwal lelang, serta pentingnya menjaga kelestarian aset kekayaan negara.
Selain pengelolaan aset, program prioritas lain yang terus di tingkatkan yaitu platform lelang.go.id. Melalui program Modernisasi Lelang cerdas dan aman, KPKNL menyediakan sarana transaksi yang transparan lewat metode e-auction resmi untuk mencegah praktik penipuan lelang yang kerap merugikan masyarakat.
Program edukasi serta pelaksanaan lelang eksekusi dan non-eksekusi ini terus dipacu demi memastikan barang rampasan negara maupun aset daerah (BMD) dapat terhapus secara akuntabel sekaligus menghasilkan nilai optimal bagi kas negara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....