Industri Kuliner Way Kanan Sumbang 15,02 Persen ke PDRB, Serap Tenaga Kerja Lokal
- 05 Mar 2026 11:45 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan – Sektor ekonomi kreatif, khususnya kuliner atau industri makanan dan minuman, menjadi motor penggerak ekonomi yang vital di Kabupaten Way Kanan. Tak hanya sekadar memenuhi kebutuhan konsumsi, sektor ini tercatat memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sekaligus menjadi solusi penyerapan tenaga kerja lokal.
Salah satu potret keberhasilan ini terlihat pada usaha kuliner milik Ibu Weny. Usaha yang dirintisnya kini mampu mempekerjakan sedikitnya 10 orang karyawan. Menariknya, sistem pengupahan yang diterapkan dilakukan secara harian, yang memberikan kepastian arus kas bagi para pekerjanya.
"Kami berupaya membantu sesama dengan membuka lapangan pekerjaan. Saat ini ada 10 orang yang membantu operasional harian dan mereka menerima gaji setiap hari," ujar Weny, Kamis, 5 Maret 2026.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Way Kanan, Jua Mahardhika, mengatakan berdasarkan data PDRB 2025, kontribusi industri kreatif dari subsektor kuliner di Way Kanan telah menyentuh angka 15,02 persen.
Angka tersebut dinilai sangat signifikan dalam struktur pertumbuhan ekonomi daerah. Menurut Jua, tingginya persentase ini berbanding lurus dengan terciptanya lapangan kerja baru di tengah masyarakat.
"Melihat angka 15,02 persen ini, kontribusinya sangat nyata terhadap pertumbuhan ekonomi di Way Kanan. Efek dominonya pun jelas, yakni penciptaan lapangan kerja yang cukup luas di masyarakat," jelas Jua.
Meski kuliner saat ini menjadi primadona dan mendominasi peta ekonomi kreatif di Way Kanan, Jua menekankan wilayah ini masih menyimpan potensi besar pada subsektor lainnya.
Hingga saat ini, banyak subsektor industri kreatif selain makanan dan minuman yang belum digarap secara maksimal. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk melakukan diversifikasi agar pertumbuhan ekonomi semakin merata.
"Industri kreatif kita masih menyimpan potensi besar karena masih banyak subsektor lain yang belum dikembangkan secara optimal. Sejauh ini memang masih didominasi oleh kuliner, namun ke depan, potensi lain harus mulai kita lirik," jelasnya.
Dengan dukungan infrastruktur dan pembinaan yang tepat, industri kreatif di Kabupaten Way Kanan diprediksi akan terus tumbuh, menjadi pilar utama kemandirian ekonomi masyarakat di masa depan.