Berawal Iseng, Pelaku Usaha Puding Malang Berharap Segera Miliki Outlet

  • 05 Feb 2024 22:40 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang: Eva (40) warga Simpang Sulfat, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing ini memberanikan diri membuka usaha puding di saat pandemi di tahun 2020.

“Saat pandemi kan anak-anak sekolah di rumah. Mereka suka sekali ngemil, akhirnya saya buatkan puding. Saya hias, saya foto dan iseng saya posting di wa. Setelah itu, ada teman yang ingin menjual lagi produk saya. Akhirnya, dari sanalah keterusan membuat puding hingga sekarang,” terangnya, Senin (5/2/2024)

Berbekal media sosial, membuat Eva terpacu untuk berkreasi membuat puding dengan berbagai topping dan hiasan kekinian.

“Saya tidak ada basic untuk membuat puding, hanya saja semuanya learning by doing. Saya suka melihat contoh di media sosial, dari sanalah saya mencoba berkreasi yang kira-kira memakan waktu trial and error sekitar 6 bulan hingga menemukan rasa yang pas,” lanjutnya.

Jika kebanyakan puding menggunakan bahan dasar telur, berbeda dengan produk puding dari My Choco Dessert ini. Produk di sini tanpa menggunakan telur, meskipun begitu tetap bisa menghasilkan puding yang enak.

“Awalnya saya menggunakan telur, tapi setelah berjalannya waktu tidak lagi. Rasa puding tidak segar, dan puding cepat bau adalah alasan saya tidak menggunakan telur lagi sebagai bahan pembuatan,” lanjutnya.

Pembuatan satu resep puding, membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Jika dihitung dari persiapan hingga proses hias selesai, membutuhkan waktu sekitar 4 jam.

“Proses yang paling lama adalah menghiasnya, bahkan pernah suatu ketika hiasan di puding saya ini tidak pakem sehingga saat pengiriman menjadi hancur,” lanjutnya.

Salah satu produk unggulan dari My Choco Dessert adalah puding dengan topping buah serta puding tart.

“Kebanyakan yang dipesan adalah puding topping buah seperti leci, dan untuk anak-anak yang jadi favorit adalah puding coklat. Bukan hanya itu saja, jenis puding cake yang tanpa ada lubangnya juga jadi salah satu favorit di sini,” ungkapnya.

Puding dari My Choco Dessert ini, bisa bertahan hingga 3 hingga 4 hari di suhu dingin, dan produk ini juga sudah dipasarkan melalui online.

“Produk kami tanpa menggunakan pengawet, itu sebabnya hanya bisa bertahan 3 hingga 4 hari saja. Produk kami juga sudah tersedia di online, serta di media sosial,” lanjutnya.

Kekuatan media sosial, memang menjadi salah satu hal yang menguntungkan untuk pelaku UMKM. Hal ini dibuktikan oleh Eva, yang sering menerima orderan dari customer di luar Malang Raya. Ke depan, Eva berharap semoga bisa mempunyai outlet puding

“Saya sering mendapatkan order dari customer luar Malang seperti Jakarta, Bandung yang ingin mengirimkan puding saya untuk saudara atau rekannya yang ada di Malang. Ke depan, semoga saya bisa mempunyai oultet dan produk saya semakin laris di pasaran,” ungkapnya menutup perbincangan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....