Produksi Perikanan Tangkap Sulteng Terus Menunjukkan Tren Positif
- 24 Agt 2026 05:43 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Potensi kelautan dan perikanan Sulawesi Tengah terus didorong sebagai salah satu sektor unggulan daerah. Pengembangan sektor ini tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan produksi, tetapi juga memperkuat kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan dan masyarakat pesisir.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah, Abd Rasyid, mengatakan kondisi perikanan tangkap di Sulawesi Tengah dalam tiga tahun terakhir menunjukkan tren peningkatan produksi.
Menurutnya, peningkatan produksi tersebut ditopang oleh potensi perikanan yang berasal dari empat Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP), serta pertumbuhan produksi dari 11 komoditas unggulan perikanan.
“Nilai Tukar Nelayan kita sudah mencapai 103, sementara targetnya 101. Ini menunjukkan bahwa kondisi kesejahteraan nelayan kita cukup baik,” ujar Abd Rasyid, Kamis 20 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, capaian Nilai Tukar Nelayan (NTN) tersebut menjadi salah satu indikator positif terhadap kondisi ekonomi masyarakat nelayan di Sulawesi Tengah. Di sisi lain, peningkatan produksi perikanan tangkap juga menjadi peluang untuk terus mengembangkan sektor kelautan dan perikanan.
Untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian tersebut, penguatan sektor kelautan dan perikanan dilakukan melalui empat pilar utama. Salah satunya adalah penguatan sumber daya manusia dan kelembagaan melalui pendidikan vokasi, pelatihan budidaya dan pengolahan hasil perikanan, sertifikasi nelayan dan pembudidaya, serta penyuluhan perikanan secara berkelanjutan.
“Penguatan sektor kelautan dan perikanan ini tidak hanya berbicara tentang peningkatan produksi. Kita juga harus memperkuat sumber daya manusia, infrastruktur dan teknologi, menjaga keberlanjutan sumber daya laut, serta memperkuat hilirisasi dan pasar,” jelasnya.
Abd Rasyid menambahkan, hasil tangkapan nelayan harus mampu memberikan nilai tambah sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih besar oleh masyarakat. Karena itu, pengembangan sektor perikanan tidak berhenti pada kegiatan penangkapan, tetapi dilanjutkan melalui pengolahan dan pemasaran produk.
Selain peningkatan produksi, aspek keberlanjutan sumber daya laut juga menjadi perhatian. Upaya tersebut dilakukan melalui perlindungan kawasan konservasi, terumbu karang, dan mangrove sebagai bagian penting dalam menjaga ekosistem laut.
Penerapan Penangkapan Ikan Terukur (PIT) sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2023 juga menjadi bagian dari strategi menjaga keseimbangan antara pemanfaatan dan kelestarian sumber daya laut.
Penguatan sektor kelautan dan perikanan selanjutnya diarahkan pada hilirisasi dan perluasan pasar melalui penguatan koperasi nelayan, branding produk unggulan daerah, pengembangan industri pengolahan hasil laut, serta kemudahan akses pembiayaan, termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi nelayan.
Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah daerah berharap potensi kelautan dan perikanan Sulawesi Tengah dapat terus berkembang secara berkelanjutan, sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....