Polda Sulteng Intensifkan Patroli Pascagempa 6,7 SR
- 18 Jun 2026 16:52 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID,Tolitoli-Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng), melalui Direktorat Samapta (Dit Samapta), bergerak cepat melaksanakan patroli dan pengecekan di sejumlah wilayah yang terdampak gempa tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 SR, yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa, 16 Juni 2026.
Patroli tersebut, dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif pasca gempa yang dirasakan di sejumlah wilayah, yakni Kabupaten Sigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dan Kota Palu.
Dalam kegiatan itu, personel Direktorat Samapta menyasar sejumlah titik yang mengalami peningkatan aktivitas masyarakat pasca gempa. Di SPBU Jalan Moh. Yamin dan SPBU Jalan I Gusti Ngurah Rai, personel Dit Samapta melaksanakan pengaturan lalu lintas, guna mengurai kemacetan akibat penumpukan kendaraan yang akan melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM).
Petugas juga melakukan pengecekan, terhadap sejumlah bangunan yang terdampak gempa, salah satunya Kafe Paskop yang berlokasi di Jalan Tanjung Manimbaya, Kota Palu. Serta, personel Dit Samapta turut memberikan himbauan kepada masyarakat dan pengelola usaha agar tetap siaga dan meningkatkan kewaspadaan mengingat masih terjadinya beberapa kali gempa susulan.
Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono, melalui Kasubbid Penmas, Kompol Reky Moniung, mengatakan jajaran Polda Sulteng terus melakukan pemantauan dan patroli di wilayah terdampak guna memastikan keamanan masyarakat, serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas pascabencana.
“Polda Sulawesi Tengah, melalui Direktorat Samapta dan satuan kewilayahan terus melakukan patroli, serta pemantauan di sejumlah lokasi terdampak gempa. Alhamdulillah, hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa, namun terdapat beberapa kerusakan material yang masih dalam proses pendataan oleh instansi terkait,” kata Kasubbid Penmas.
Tidak lupa, dirinya mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, terutama yang beredar melalui media sosial.
“Kami menghimbau masyarakat agar tetap tenang, selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan, serta mengikuti arahan dari pemerintah dan petugas di lapangan. Jangan mudah terpengaruh informasi, yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kepanikan,” imbaunya.
Kasubbid Penmas, berharap kondisi Sulawesi Tengah tetap aman dan kondusif, serta masyarakat tetap diberikan keselamatan dan perlindungan dalam menghadapi situasi pasca gempa.
“Harapan kami, situasi tetap aman dan kondusif, tidak ada lagi korban akibat gempa susulan, serta masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal. Polda Sulteng, akan terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan dan rasa aman kepada seluruh masyarakat,” tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....