FKUB Maluku Utara Imbau Masyarakat Waspada Paham Radikal Berkedok Agama

  • 05 Okt 2026 10:41 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Maluku Utara angkat bicara terkait dengan penangkapan 1 terduga teroris di wilayah Ternate, Maluku Utara oleh tim Densus 88 Anti Teror. Terduga pelaku dengan inisial MW (42 tahun) diamankan karena diduga sebagai jaringan terorisme yang berafiliasi di wilayah Kota Ternate.

Penanganan terhadap MW dilakukan secara bersama oleh tim Densus 88 AT yang berlangsung di 6 Provinsi di Indonesia mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Riau, dan Maluku Utara.

Dalam operasi ini, tim Densus 88 Anti Teror mengamankan sedikitnya 12 orang yang diduga sebagai jaringan terorisme dengan inisial masing-masing, HN (43), SM alias NM (52), HA (45), YDKAP (22), Y (36), S (49), A (32), CG (29), J (36), MF (37), AF (26), dan MW (42).

Ketua FKUB Maluku Utara, Adnan Mahmud menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim Densus 88 Maluku Utara atas kesiapannya dalam mengantisipasi jaringan teroris di wilayah Maluku Utara.

"Ini menjadi kekhawatiran kita semua jangan sampai Ternate dijadikan sebagai tempat pelarian atau semacam kaderisasi dari jaringan teroris di Indonesia," ujar Adnan Mahmud saat dikonfirmasi rri.co.id, Senin, 5 Oktober 2026.

Menurutnya, Maluku Utara merupakan wilayah kepulauan yang harus diwaspadai khususnya di lingkungan keluarga sehingga paham-paham tersebut tidak mudah masuk karena kelompok ini bisa mengancam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Karena memang kelompok-kelompok ini tidak segan-segan melakukan cara-cara dan tindakan-tindakan kekerasan dengan mengatasnamakan agama dan sebagainya. Ini yang coba kita harus mewaspadai," tegasnya.

Adnan yang juga Rektor IAIN Ternate meminta masyarakat Maluku Utara untuk melindungi keluarga dan jangan membiarkan keluarga untuk terjerumus ke hal-hal negatif yang berkedok agama.

"Kelompok-kelompok ini karena mereka tidak bosan-bosannya mencari pengikut untuk bagaimana secara diam-diam untuk memperkuat jaringannya. Ini yang perlu kita waspadai," jelasnya.

"Kami menghimbau kepada masyarakat dan keluarga kita secara keseluruhan untuk membentengi keluarga kita. Kalau keluarga, kita bisa mencoba meminimalisir. Saya yakin dan percaya itu tidak akan terjadi," sambungnya.

Ia mengaku dengan adanya penangkapan terduga pelaku teroris ini, FKUB Provinsi Maluku Utara akan melakukan sosialisasi terkait dengan gerakan terorisme, gerakan kekerasan atau anti kerukunan yang dapat meminimalisir masuknya paham-paham tersebut.

"Karena itu tak bosan-bosannya kami melakukan sosialisasi. Kemarin tanggal 30 September kami melakukan kampanye kerukunan dan sosialisasi moderasi beragama di tingkat siswa atau murid SMA, SMK dan Madrasah se Kota Ternate. Itu adalah upaya untuk membendung gerakan radikalisme dan terorisme di Maluku Utara," ucapnya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....