Deklarasi Perdamaian, Bupati Ancam Pecat Pegawai Bahas Konflik Patani Barat
- 02 Okt 2026 18:07 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Halteng - Bupati Kabupaten Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji mengapresiasi Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman karena telah melaksanakan kegiatan deklarasi perdamaian antara Banemo dan Sibenpopo, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah.
Deklarasi yang dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe dan Bupati Halmahera Tengah serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) baik Provinsi maupun Kabupaten tersebut, juga menghadirkan perwakilan dari 6 desa di Kecamatan Patani Barat.
Enam desa yang dihadirkan untuk mengikuti deklarasi perdamaian tersebut, masing-masing adalah, desa Banemo, Banemo Indah, Bobane Jaya, Bobane Remdi, dan Moreala serta Sibenpopo tersebut, berlangsung di aula kantor Bupati Halmahera Tengah, Jumat, 2 Oktober 2026.
Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji dalam sambutannya meminta seluruh masyarakat di Kabupaten Halmahera Tengah khususnya di Patani Barat untuk tetap menjaga persaudaraan untuk tetap hidup rukun dan damai.
Bupati dalam kesempatan tersebut juga menegaskan, tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas sesuai dengan aturan jika ada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Halmahera Tengah yang masih membahas tentang permasalahan dua desa yang sudah berakhir.
“Dari PNS. Mulai hari ini, saya tidak mau lagi mendengar langsung maupun tidak langsung yang membahas masalah yang sudah terjadi sebelumnya, jika saya temukan akan saya ambil langkah tegas sesuai sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya.
Karena menurutnya, tidak gampang menyelesaikan masalah, apalagi masalah tersebut merupakan masalah yang urgent. “Begitu juga dengan masyarakat kami harap agar kesadarannya masing-masing. Jika masalah itu terjadi, tidak ada orang dari luar yang bisa membantu kita untuk menyelesaikan,” katanya.
“Saya tidak ingin lagi Polda, Polres, TNI, bersama, Aparat Negara capek hanya karena masalah disini. Masih banyak tugas yang harus dilakukan dan masih banyak yang bisa kita hadirkan untuk kehidupan masyarakat,” ucapnya.
Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah dirinya kembali menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda Maluku Utara dan seluruh pejabat utama yang terus memberikan terobosan untuk menjaga Halmahera Tengah supaya tetap kondusif.
Sementara, Brigjen Pol. Slamet Haryadi mengakui, selama bertugas di wilayah barat dan wilayah tengah, dirinya belum pernah menemukan masyarakat yang secara sukarela atau gentlemen menyerahkan diri ke kepolisian untuk menjalani proses hukum dan ini baru diterima di setelah menjabat sebagai Wakapolda di Maluku Utara.
“Saya selama bertugas di wilayah barat dan wilayah tengah tidak pernah melihat pelaku menyerahkan diri ke Kepolisian. Setelah di Maluku Utara baru saya melihat sifat gentleman dan kesatria dari masyarakat Maluku Utara,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....