BI Maluku Utara Tanam Demplot Bawang Merah di Haltim untuk Tekan Inflasi Pangan

  • 02 Agt 2026 16:47 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Halmahera Timur – Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara bersama Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur mengambil langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menekan inflasi daerah. Kegiatan ini diwujudnyatakan melalui penanaman perdana demonstration plot (demplot) bawang merah varietas Bima Brebes.

Program yang melibatkan Kelompok Tani Sumber Rejeki ini ditandai dengan penanaman perdana di lahan pertanian Desa Tutuling Jaya, Kecamatan Wasile Timur, Minggu, 2 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan produksi komoditas hortikultura strategis dan mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara, Fadhil Muhammad, mengatakan penguatan ketahanan pangan memerlukan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, peningkatan produksi komoditas strategis, khususnya padi dan bawang merah, menjadi langkah penting untuk menjaga ketersediaan pasokan, mengurangi ketergantungan dari luar daerah, menjaga stabilitas harga, serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Fadhil menegaskan Bank Indonesia sebagai otoritas di bidang moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran memiliki komitmen untuk mendukung penguatan sektor pertanian. Komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Maluku Utara.

"Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, kelompok tani, pondok pesantren, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, Bank Indonesia berperan sebagai strategic orchestrator. Utamanya dalam mendorong peningkatan produktivitas komoditas pangan strategis, memperkuat rantai pasok, serta membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan," kata Fadhil.

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Maluku Utara, Fadhil Muhammad, menyampaikan sambutan dalam acara seremoni Penanaman Perdana Demplot Bawang Merah Varietas Bima Brebes Kelompok Tani Sumber Rejeki di Desa Tutuling Jaya, Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur, Minggu, 2 Agustus 2026. (Foto: RRI/Dhavi Baba).

Ia menambahkan kolaborasi tersebut menjadi kunci agar pengembangan sektor pertanian mampu memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat dan perekonomian daerah. Menurut Fadhil, peningkatan produksi komoditas pangan strategis diharapkan mampu mendukung pengendalian inflasi, terutama pada kelompok pangan bergejolak (iuuououvolatile food).

Selain itu, langkah tersebut juga diharapkan memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui sektor pertanian yang produktif, efisien, dan berkelanjutan. Ia menambahkan penguatan kelembagaan petani dan ekosistem agribisnis juga menjadi perhatian dalam program tersebut.

Upaya itu diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendorong inklusi ekonomi dan keuangan di Maluku Utara. Penanaman perdana demplot bawang merah varietas Bima Brebes menjadi salah satu implementasi nyata dari komitmen tersebut.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan produksi komoditas hortikultura strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus memperkuat pasokan pangan lokal. Demplot bawang merah dikembangkan di atas lahan seluas satu hektare yang dibagi menjadi empat petak, masing-masing seluas 0,25 hektare.

Kegiatan budidaya menggunakan sekitar 1.200 kilogram benih bawang merah varietas Bima Brebes dengan estimasi masa tanam selama 55 hingga 65 hari. Seluruh proses budidaya akan didampingi tenaga ahli mulai dari tahap penanaman, pemeliharaan hingga panen.

Melalui pendampingan tersebut, produktivitas bawang merah diproyeksikan mencapai sekitar delapan hingga 10 ton per hektare sehingga diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga di Provinsi Maluku Utara.

Kegiatan ini mendapat perhatian dari pemerintah daerah, melalui apresiasi yang disampaikan Wakil Bupati, Anjas Taher. "Semoga kelompok tani Sumber Rejeki dapat menjaga kepercayaan BI dengan mengelola sebaik mungkin komoditas pertanian ini sehingga dapat terus berkelanjutan," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....