Masih Kesulitan Daftar SPMB? Datang ke Stasioner, Dibantu hingga Tuntas
- 17 Jun 2026 09:08 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate – Panitia Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Maluku Utara membuka layanan pendampingan langsung atau stasioner guna membantu calon murid dan orang tua yang mengalami kendala dalam proses pendaftaran daring.
Langkah ini dilakukan setelah panitia menemukan masih banyak pendaftar yang mengalami masalah pada tahap verifikasi dokumen dan registrasi akun selama pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2026/2027.
Koordinator Verifikasi Dokumen SPMB Maluku Utara, Makmur, mengatakan hingga 15 Juni 2026 tercatat sebanyak 11.998 calon murid telah mendaftar pada 47 sekolah yang melaksanakan SPMB online di 10 kabupaten/kota.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.666 pendaftar telah berhasil menyelesaikan proses registrasi akun dan mendapatkan persetujuan untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Sementara 5.741 pendaftaran masih harus direvisi dan 1.591 lainnya berada pada tahap pengajuan ulang.
Menurut Makmur, tingginya jumlah berkas yang harus diperbaiki menunjukkan masih banyak masyarakat yang mengalami kesulitan dalam memahami persyaratan maupun proses pengunggahan dokumen.
“Melihat masih banyak masyarakat yang terkendala terkait berkas yang diunggah, kami mengambil inisiatif melakukan penyelesaian langsung melalui stasioner. Masyarakat yang mengalami kendala registrasi akun bisa datang langsung dan akan didampingi hingga proses pengunggahan berkas selesai dan akun dapat digunakan untuk melanjutkan pendaftaran,” kata Makmur kepada awak media di SMK Negeri 1 Ternate, Selasa 16 Juni 2026.
Ia menjelaskan, program pendampingan tersebut telah berjalan selama tiga hari terakhir dan akan diperpanjang selama lima hari ke depan untuk memastikan seluruh calon murid memperoleh kesempatan yang sama mengikuti proses seleksi.
Panitia berharap langkah tersebut mampu mengakomodasi seluruh pendaftar sehingga tidak ada calon murid yang dirugikan akibat kendala administratif maupun teknis.
Di Kota Ternate, panitia membuka lima stasioner yang tersebar di sejumlah sekolah, yakni SMK Negeri 2 Ternate, SMA Negeri 2 Ternate, SMA Negeri 3 Ternate, SMK Negeri 1 Ternate, dan SMA Negeri 4 Ternate.
Sementara itu, bagi masyarakat di kabupaten/kota lainnya, layanan pendampingan dapat diakses melalui kantor cabang dinas pendidikan maupun sekolah yang melaksanakan pendaftaran secara daring.
Makmur mengungkapkan Kota Ternate menjadi wilayah dengan jumlah pendaftar akun terbanyak. Dari total 5.195 pendaftar akun, sebanyak 1.742 telah berhasil menyelesaikan registrasi, sementara 2.868 masih memerlukan revisi dokumen dan 585 lainnya merupakan pengajuan akun baru.
Sejumlah kendala yang paling sering ditemukan antara lain ketidaksesuaian titik koordinat domisili dengan alamat pada kartu keluarga, perbedaan data alamat antara kartu keluarga dan database Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), hingga ketidaksesuaian dokumen Surat Keterangan Tidak Mampu dengan data kesejahteraan sosial yang menjadi acuan seleksi.
“Kami menemukan beberapa kasus yang harus diverifikasi langsung. Karena itu masyarakat yang mengalami kendala dapat datang ke stasioner agar proses verifikasi dapat dilakukan secara langsung dan cepat,” ujarnya.
Panitia berharap optimalisasi layanan pendampingan tersebut dapat mempercepat penyelesaian verifikasi dokumen sekaligus memastikan seluruh calon murid memperoleh akses yang adil dalam proses penerimaan siswa baru tahun ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....