Gubernur Sherly Realisasikan Jembatan Bibinoi yang Telah Lama Dinanti Warga
- 07 Jun 2026 12:53 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Bacan – Masyarakat Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, atas dimulainya pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan warga setempat.
Pembangunan Jembatan Bibinoi tersebut disambut antusias masyarakat karena dinilai menjadi jawaban atas kebutuhan konektivitas yang selama puluhan tahun diperjuangkan oleh warga dari generasi ke generasi. Kehadiran proyek ini juga dianggap sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam memperkuat pembangunan di wilayah kepulauan.
Sejumlah warga mengaku terharu saat melihat alat berat mulai masuk ke lokasi proyek dan aktivitas persiapan pembangunan mulai dilakukan. Menurut mereka, berbagai pergantian kepemimpinan di tingkat provinsi telah berlangsung selama bertahun-tahun, namun pembangunan jembatan yang menjadi harapan masyarakat belum pernah terealisasi.
“Sudah puluhan tahun masyarakat menantikan pembangunan jembatan ini. Baru sekarang pekerjaan ini mulai dilaksanakan,” ujar salah seorang warga Bibinoi.
Bagi masyarakat setempat, dimulainya pembangunan jembatan menjadi simbol bahwa aspirasi yang selama ini disuarakan akhirnya mendapat perhatian pemerintah. Warga berharap proyek tersebut dapat berjalan sesuai target sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat.
Selain meningkatkan konektivitas antarwilayah, jembatan Bibinoi diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil produksi sektor pertanian, perikanan, serta perdagangan yang menjadi tulang punggung ekonomi warga Bacan Timur Tengah.
Apresiasi masyarakat terhadap pembangunan jembatan itu juga ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah video yang beredar memperlihatkan warga menyampaikan rasa syukur atas dimulainya proyek yang selama ini hanya menjadi harapan.
Masyarakat menilai pembangunan jembatan tersebut melengkapi sejumlah program Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang mulai dirasakan manfaatnya oleh warga, mulai dari pendidikan gratis, layanan kesehatan gratis, bantuan bagi petani dan nelayan, hingga program perbaikan rumah tidak layak huni.
“Kami melihat ada kerja nyata yang dilakukan. Bukan hanya pembangunan jembatan, tetapi juga program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” kata warga lainnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maluku Utara, Risman Iriyanto Djafar, menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Bibinoi saat ini masih berada pada tahap persiapan.
Menurutnya, kegiatan di lapangan meliputi pembangunan barak kerja dan direksi keet, pembersihan area penampungan material, serta penyiapan berbagai kebutuhan konstruksi sebelum pekerjaan fisik utama dimulai.
“Untuk saat ini masih dalam tahap persiapan. Di lapangan sedang dilakukan pembangunan barak kerja, direksi keet, pembersihan area penampungan material, dan penyiapan material pekerjaan,” ujarnya, Minggu 7 Juni 2026.
Pemerintah daerah berharap proyek tersebut dapat menjadi salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi di Halmahera Selatan sekaligus memperkuat akses transportasi masyarakat di kawasan Bacan Timur Tengah.
Bagi warga Desa Bibinoi, dimulainya pembangunan jembatan bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan realisasi harapan yang telah ditunggu selama puluhan tahun. Kini, impian tersebut perlahan mulai terwujud seiring dimulainya proses pembangunan di lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....