Buku Manasik Haji Terbaru Siap Diedarkan Usai Idulfitri
- 06 Mar 2025 07:21 WIB
- Ende
KBRN, Ende: Kementerian Agama menargetkan distribusi buku manasik haji terbaru setelah libur Idulfitri 1446 H. Buku ini tidak hanya berfungsi sebagai panduan ibadah, tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya jemaah di daerah. Hal ini disampaikan Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah, Hilman Latief, dalam rilisnya, Selasa (4/3/2025).
Menurut Hilman, revisi buku manasik haji telah selesai dan kini memasuki tahap percetakan. “Target kami, setelah libur Idulfitri atau di bulan Syawal, buku ini sudah bisa didistribusikan kepada jemaah secara bertahap,” ujarnya. Buku ini akan menjadi acuan utama bagi calon jemaah dalam memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji.
Buku manasik terbaru ini tidak hanya berisi panduan teknis ibadah haji, tetapi juga dilengkapi dengan penjelasan mengenai filsafat dan makna spiritual dari setiap rukun haji. Dengan pemahaman yang lebih mendalam, jemaah diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk serta memperoleh haji mabrur.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa persiapan ibadah haji harus dilakukan secara matang dan menyeluruh. Ia mengapresiasi kehadiran buku manasik ini, yang diharapkan menjadi referensi utama bagi jemaah dalam menjalankan ibadah haji. “Kita harus serius menyiapkan perhajian ini dengan detail agar jemaah mendapatkan bimbingan yang terbaik,” katanya.
Tahun ini, Indonesia mendapat kuota haji sebanyak 221.000 jemaah, terdiri dari 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus. Pemberangkatan jemaah haji dijadwalkan dimulai pada 2 Mei 2025, dengan persiapan yang terus dimatangkan agar perjalanan ibadah berjalan lancar.
Kementerian Agama juga akan menggandeng berbagai pihak untuk memastikan distribusi buku manasik berjalan lancar, termasuk dengan memperbanyak titik distribusi di berbagai daerah. Hal ini bertujuan agar buku dapat diakses oleh seluruh jemaah, termasuk yang berada di pelosok.
Dengan adanya buku manasik terbaru dan berbagai persiapan lainnya, diharapkan jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan lebih terarah serta memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....