SPMB di Sukoharjo Resmi Dimulai, Kasek SMAN I Jamin Bebas Kecurangan
- 04 Jun 2026 13:25 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Sukoharjo - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 jenjang SMA, SMK, SLB, baik negeri maupun swasta kemitraan di Jawa Tengah resmi dibuka selama hampir satu bulan per hari Rabu 3 Juni 2026.
Untuk memudahkan calon murid baru (CMB), sekolah-sekolah di Sukoharjo membuka layanan terpusat salah satunya di SMA Negeri 1 Sukoharjo.
Kepala SMA Negeri 1 Sukoharjo Harmani mengatakan, tahapan SPMB 2026 pada minggu pertama diawali dengan pembuatan akun dan verifikasi berkas, kemudian aktivasi akun, sinkronisasi data CMB dan pendaftaran dan perubahan pilihan sekolah dilayani.
“Sedangkan tahapan pengumuman hasil seleksi pada 21 Juni, daftar ulang hingga pengumuman hasil peserta cadangan pada 26 Juni serta diakhiri daftar ulang CMB Cadangan,” ujar Harmani kepada wartawan, Rabu 03 Juni 2026.
Menurut dia, kendati pendaftaran dilakukan secara daring, sekolah di Sukoharjo tetap memberikan pelayanan pendampingan bagi CMB lengkap dengan komputer dengan akses internet hingga konsultasi terkait proses pendaftaran.
“Kami tetap memberikan pelayanan dan pendampingan selama proses SPMB berlangsung,” katanya.
Harmani juga mengatakan pelaksanaan SPMB tahun ini mengusung slogan “No Titip No Jastip” sebagai komitmen menjaga integritas proses seleksi.
“Saya optimistis pelaksanaan SPMB SMA pada 2026 tanpa kecurangan. Sistem dan petunjuk pelaksanaan SPMB SMA terstruktur sehingga tidak ada celah untuk melakukan kecurangan,” kata dia.
Ketua Panitia SPMB SMA Negeri 1 Sukoharjo Agus Widodo berharap, fasilitas tersebut bisa membantu CMB agar tidak terkendala selama proses pendaftaran.
“Kami siap membantu apabila ada peserta yang mengalami kesulitan. Kami sediakan komputer, jaringan internet, dan petugas yang siap mendampingi,” ujarnya.
Agus memprediksi lonjakan layanan pada proses verifikasi berkas, pengambilan token pendaftaran, hingga aktivasi akun peserta.
Lebih lanjut disampaikan mekanisme SPMB tahun ini secara umum tidak jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.
“Perbedaan utama terletak pada penggunaan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA), nilai organisasi, dan nilai kejuaraan pada jalur prestasi,” kata dia.
Sedangkan proses SPMB terdapat empat jalur penerimaan yakni jalur domisili minimal 33%, afirmasi minimal 32%, prestasi minimal 30%, dan mutasi maksimal 5%. (Edwi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....