SPMB Solo 2026: Jalur Prestasi Gunakan TKA, Nilai Rapor Tidak Berlaku
- 06 Mei 2026 19:34 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Pemerintah Kota Surakarta melalui Dinas Pendidikan resmi menghapus penggunaan nilai rapor sebagai indikator penilaian dalam Jalur Prestasi pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP tahun ajaran 2026/2027.
Kebijakan ini diambil untuk memastikan proses seleksi calon peserta didik baru berjalan lebih objektif dan terukur dibandingkan tahun sebelumnya.
Sebagai gantinya, otoritas pendidikan setempat menetapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan sertifikat kejuaraan sebagai acuan utama pemeringkatan siswa.
Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Abi Satoto, menjelaskan akumulasi nilai akhir nantinya didasarkan pada skor TKA murni yang ditambah dengan nilai konversi piagam penghargaan.
Hal ini menjadi pembeda signifikan dari SPMB tahun 2025 yang masih menggunakan kombinasi nilai rapor. Sosialisasi mengenai perubahan aturan ini telah dilakukan secara daring kepada masyarakat pada Selasa, 5 Mei 2026.
"Untuk jalur prestasi, nilai rapor sudah tidak digunakan lagi. Acuan utamanya sekarang murni menggunakan nilai TKA, ditambah dengan nilai konversi piagam penghargaan jika punya," ujar Abi Satoto dalam paparannya di Kantor Dinas Pendidika Surakarta, Selasa, 5 Maei 2026.
Selain TKA, sistem juga akan mengakomodasi prestasi lulusan terbaik paralel peringkat satu hingga tiga pada jenjang sekolah dasar (SD) di Kota Solo.
Para lulusan terbaik tersebut akan mendapatkan poin tambahan yang secara otomatis dikonversikan ke dalam sistem penilaian terpadu. Langkah ini diharapkan dapat memberi penghargaan lebih bagi siswa yang konsisten menunjukkan keunggulan akademik di sekolah asalnya.
Meski persaingan di jalur prestasi diperkirakan akan ketat, para orang tua diimbau tidak perlu khawatir jika anak mereka tidak memiliki rekam jejak juara dalam perlombaan.
Selama siswa memiliki nilai TKA yang tinggi, mereka tetap memiliki peluang besar untuk bersaing mendapatkan kursi di sekolah tujuan melalui jalur ini. Jalur prestasi tetap terbuka lebar bagi seluruh siswa yang memiliki kemampuan akademik menonjol.
"Artinya, kalau anak tidak memiliki piagam kejuaraan apakah boleh mendaftar jalur prestasi? Boleh banget. Silakan dorong anak-anak kita yang nilai TKA-nya tinggi untuk ikut mendaftar," kata Abi.
Pendaftaran untuk Jalur Prestasi dan Afirmasi dijadwalkan akan dibuka lebih awal, yakni pada tanggal 8 hingga 11 Juni 2026.
Mengingat kuota yang disediakan mencapai 25 persen dan seringkali tidak terpenuhi di beberapa SMP Negeri, orang tua diharapkan jeli melihat peluang di sekolah yang persaingannya masih longgar.
Dengan pendaftaran yang dilakukan secara bergelombang, siswa masih memiliki kesempatan di jalur domisili jika tidak lolos di jalur prestasi. (Dania)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....