Warga Sidoharjo Diduga Terjun ke Sungai Mungkung Sragen, SAR Operasi Gabungan
- 09 Mei 2026 08:02 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN – Seorang pria dilaporkan hilang setelah diduga melompat ke aliran Sungai Mungkung, tepatnya di Kampung Klumutan, Kelurahan Sine, Kecamatan Sragen, pada Jumat 8 Mei 2026 malam. Hingga Sabtu 9 Mei 2026 pagi, puluhan relawan dan petugas gabungan masih berjibaku melakukan penyisiran di anak sungai Bengawan Solo tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun, survivor diketahui bernama Prahito Rochmad Alfian (31), warga Dukuh Grompolan, Desa Jambanan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen. Pria dengan tinggi badan sekitar 165 cm tersebut dilaporkan memiliki riwayat epilepsi dan disabilitas mental.
Ketua PSC 119 Sukowati Sragen, dr. Udayanti Proborini, mengonfirmasi adanya laporan kejadian laka air tersebut. Pihaknya menerima informasi dari Polsek Sragen Kota sekitar pukul 21.20 WIB dan langsung menerjunkan tim responder ke lokasi kejadian untuk melakukan asesmen awal.
"Setelah tiba di lokasi dan berkoordinasi dengan pihak berwajib serta saksi-saksi, Operasi SAR Gabungan Laka Air resmi dibuka semalam," ujar dr. Udayanti dalam keterangannya resmi yang diterima rri.co.id Sabtu 9 Mei 2026 pagi.
Segera setelah posko didirikan, tim langsung melakukan penyisiran darat dan air. Sebanyak dua unit perahu karet (LCR) diterjunkan untuk menyisir radius 100 hingga 150 meter dari titik lokasi kejadian (LKP).
Namun, upaya pencarian pada malam pertama menghadapi sejumlah kendala teknis, termasuk arus sungai yang cukup deras di beberapa titik serta banyaknya rumpun bambu (barongan) dan kayu yang melintang di badan sungai.
"Evaluasi pencarian hari pertama menunjukkan adanya beberapa palung sungai atau kedungan serta hambatan alami seperti rumpun bambu yang belum terdeteksi sepenuhnya. Karena kondisi medan dan pencahayaan, operasi sempat dihentikan sementara pada tengah malam dan dilanjutkan pagi ini," tambahnya.
Memasuki hari kedua, Sabtu (9/5/2026), radius pencarian diperluas hingga 300 meter dari titik awal korban dilaporkan hilang. Operasi dimulai dengan apel pagi pada pukul 07.00 WIB yang melibatkan puluhan unsur relawan dan instansi terkait.
Tercatat unsur yang terlibat di lapangan sangat masif, mulai dari PSC 119 Sukowati, BPBD Sragen, TNI/Polri, Tagana, MDMC, SAR Himalawu, SAR PSHT, hingga berbagai potensi relawan lokal seperti Squad Nusantara dan warga setempat.
Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sragen Danang Hermawan mengungkapkan, pencarian telah dilakukan sejak Jumat malam. Kemudian Sabtu pagi ini dilakukan dengan melibatkan banyak unsur. "Saat ini masih dalam proses pencarian mas, mohon doanya semoga survivor segera dapat diketemukan," ucapnya pada rri.co.id.
Sesuai prosedur operasional, jika korban ditemukan, tim telah menyiapkan ambulans dari PMI atau PSC 119 untuk segera mengevakuasi survivor ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Masyarakat diimbau untuk memberikan ruang bagi tim SAR yang sedang bekerja di sepanjang aliran Sungai Mungkung. MI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....