Mitigasi Sesar Opak, BPBD Klaten Latih Tukang Lokal Bangun Rumah Tahan Gempa

  • 24 Apr 2026 23:02 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Klaten - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten memperkuat kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan gempa melalui pelatihan Bangunan Rumah Rakyat Tahan Gempa (BARRATAGA). Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Gentan, Kecamatan Gantiwarno ini menitikberatkan pada peningkatan kapasitas para tukang lokal dalam menerapkan teknik konstruksi bangunan yang aman.

Langkah strategis ini diambil mengingat wilayah Kecamatan Gantiwarno berada di jalur Sesar Opak yang memiliki potensi tinggi terjadinya aktivitas kegempaan. Melalui edukasi teknis ini, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa setiap hunian baru yang dibangun masyarakat memiliki standar keamanan yang mampu meminimalisir risiko kerusakan.

“Melalui program BARRATAGA ini, kami ingin memastikan masyarakat memiliki kemampuan praktis dalam membangun rumah yang lebih aman dan tahan gempa. Edukasi ini penting agar dampak kerusakan dan korban jiwa dapat diminimalisir,” kata Kepala Pelaksanaan BPBD Kabupaten Klaten, Syahruna, Jumat 24 April 2026.

Syahruna menambahkan bahwa pemahaman mengenai risiko bencana harus dibarengi dengan tindakan mitigasi struktural yang nyata di lapangan. Oleh karena itu, keterlibatan tukang lokal sangat krusial karena mereka adalah ujung tombak pembangunan rumah tinggal di lingkungan pedesaan.

Camat Gantiwarno, V. Retno Setyaningsih, menekankan bahwa penerapan hasil pelatihan harus segera dilakukan oleh para peserta di lingkungan masing-masing. Pihaknya berharap dengan adanya standar bangunan yang benar, ketahanan wilayah Gantiwarno terhadap ancaman bencana geologi akan semakin meningkat secara signifikan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para tukang agar dapat membangun rumah yang sesuai standar keamanan. Kami berharap ilmu yang didapat hari ini dapat langsung diterapkan untuk mewujudkan hunian yang kuat dan berkelanjutan,” ujar Retno.

Dukungan serupa juga disampaikan oleh pihak Koramil 10/Gantiwarno yang menegaskan pentingnya sinergi lintas sektoral dalam menjaga keselamatan warga. Pelatihan ini diakhiri dengan praktik lapangan guna memastikan para peserta memahami detail konstruksi tahan gempa yang telah disosialisasikan oleh tim ahli BPBD.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....