Viral Video Kades di Sragen "Mandi Lumpur" di Jalan Berlubang
- 20 Jan 2026 11:40 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Sragen: Sebuah video seorang pejabat mengenakan pakaian dinas keki lengkap mandi di kubangan jalan viral di media sosial. Hasil penelusuran rri.co.id kejadian itu di wilayah Desa Ngepringan Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen.
Dalam video singkat berdurasi 27 detik itu menggambarkan seorang pria duduk di jalan yang berlubang dan penuh air. Pria tersebut sempat membasuh kedua lengannya dan membasahi bajunya sebelum berdiri.
Baca juga: Jalan Gading Rusak, DPRD Soroti Kualitas Rendah
Meskipun ada sejumlah pemotor yang melintas, pria tersebut tidak mempermasalahkan. Dia justru tersenyum.
Hasil penelusuran seorang pria berpakaian dinas yang mandi di kubangan itu tak lain adalah Narso Kepala Desa Ngepringan Kecamatan Jenar.
Saat dikonfirmasi, Kades Narso membenarkan pria dalam video tersebut adalah dirinya. Dia mengaku kejadian Selasa 20 Januari 2026 pagi saat hendak berangkat kerja di jalan Mlale-Ngepringan. "Itu tadi pagi mau berangkat kerja," ucapnya melalui sambungan telepon WhatsApp.
Baca juga: Jalan Tanon-Gading Rusak Parah Berkubang dan Berlumpur
Narso mengaku tak sengaja melakukan aksi tersebut. Kejadian bermula saat dirinya terperosok ke jalan yang berlubang.
"Sebenarnya saya tidak sengaja protes, tapi ini tadi mau berangkat kerja malah kepleset di situ. Malah adus (mandi) sekalian gebyur sisan, tidak ada rencana mas sepintas sekalian," ucap dia.
Narso mengatakan, jalan tersebut sudah rusak sudah cukup lama. Sampai saat ini belum mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Sragen.
"Pun bertahun-tahun (rusak) malah ada tulisan jalan ini dalam proses lelang, artinya kan siap dibangun tahun 2025, tapi sampai 2026 boten enten (tidak ada pembangunan," katanya menjelaskan.
Menurutnya, jalan yang rusak sepanjang 6 kilometer adalah aset DPU Kabupaten Sragen. Terakir perbaikan jalan tersebut lanjut Narso sekitar 20 tahun lalu.
"Kerusakan itu sejak 2019, sudah banyak yang kecelakaan anak sekolah jatuh, ekonomi lumpuh ndak ada titik terang. Kalau pembangunan terakhir jalan DPU itu 24 tahun lalu diaspal, sekarang sudah habis." MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....