Jalan Rusak Tanon-Gading Viral jadi "Wisata Jeglongan Sewu"
- 13 Jan 2026 11:36 WIB
- Surakarta
KBRN,Sragen: Infrastruktur jalan ruas Bonagung-Gading Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen mengalami kerusakan parah dan membahayakan pengguna jalan. Akses menuju Desa Gading itu banyak lubang hingga dijuluki masyarakat setempat "Wisata Jeglongan Sewu".
Warga setempat ramai-ramai mengunggah kondisi jalan berlubang yang kerap membuat pengendara celaka ke media sosial. Mereka menyebut rusaknya akses vital ke Desa Gading itu lantaran dilintasi truk-truk tambang Galian-C.
Setelah viral di media sosial, jalan berlubang itu lantas diurug dengan sirtu (pasir dan batu koral). Pengurugan lubang jalan diduga dari pihak pemilik tambang Galian-C.
Bukannya jalan berlubang semakin baik pascadiurug. Jalan tersebut malah semakin parah berlumpur bak kubangan kerbau setelah diguyur hujan semalaman. Kondisi jalan berlumpur pun kembali viral setelah diunggah masyarakat setempat ke medsos.
Meskipun sudah viral namun belum ada kepastian dari Pemerintah kapan infrastruktur itu akan diperbaiki. Pemkab Sragen beralasan masih banyak jalan rusak yang lebih parah daripada ruas Tanon-Gading.
Kades Gading Puryanto membenarkan kerusakan jalan dari jalan raya menuju Desa Gading. Jalan yang rusak sepanjang 1km itu merupakan aset Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen
Iya, (rusak parah) jalan yang masuk ke Gading. Akses dari jalan raya ke Desa Gading, 1Km. Status jalan kabupaten," ucap Puryanto, Selasa (13/1).
Perihal jalan yang becek penuh lumpur itu, menurut Kades terjadi setelah diurug lantas turun hujan. Material urug dari sirtu menjadikan blethok atau berlumpur.
Meskipun jalan penuh lubang dan berlumpur Puryanto menganggap itu tidak membahayakan. Ia menyebut jalan itu sebelumnya dibangun dengan rigid beton dan dilapisi hotmix aspal.
"Itu diurug pakai sirtu. Hujan tidak turun deras, kalau deras malah keset dan terang jalannya malah baik. Jalan becek itu keras kok, bawahnya cor kok, terus hotmix itu cuma pas lubang diurug, gak ganggu," ucap dia berkilah.

Jalan rusak dan berlumpur diduga akibat angkutan Galian-C ruas Gading-Tanon, Sragen sangat membahayakan pengguna jalan. (Foto: RRI/Mulato Ishaan)
Kades Puryanto tak bergeming meskipun jalan rusak sering diviralkan warganya ke media sosial. Dia mengklaim jalan tersebut sudah masuk usulan perbaikan menggunakan bantuan Inpres pembangunan jalan pada tahun ini.
"Yawes ben diviralkan saben dino, yawes gak papa. Tapi sudah mau diperbaiki 2026 ini kok. Itu Inpres kok bukan dari kabupaten atau provinsi. Inpres dari Gerindra pak Sriyanto, udah disanggupi pak Sriyanto," kata Kades mengklaim.
Bupati Sragen Sigit Pamungkas mengklaim sudah mengetahui kondisi jalan Tanon-Gading yang rusak parah jauh sebelum viral. Namun rencana perbaikan masih menunggu prioritas penganggaran.
"Saya sudah melihat sebelumnya. Jadi di Sragen itu banyak sekali ruas-ruas jalan yang masih rusak dan itu sudah berlangsung bertahun-tahun ada 5 tahun, 7 tahun dan itu ada banyak tempat dan ada yang lebih buruk daripada itu. Daripada apa yang sudah dimunculkan di TikTok itu. Ada yang lebih buruk karena saya melihat sendiri. Itu kan masalah prioritas," kata Bupati saat dijumpai di kawasan Butuh, Senin (12/1).
Perihal perbaikan jalan yang sudah rusak dan viral Bupati tidak bisa memastikan. Dia beralasan karena banyak yang rusak tidak hanya ruas Tanon-Gading.
"Banyak jalan rusak berlangsung bertahun-tahun di Kabupaten Sragen. Nanti kalau mau jalan yang lebih ekstrem lagi sudah bertahun-tahun rusak bisa ikut saya," ucapnya. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....