Progres 87 %, Menteri PU Desak Proyek Sekolah Rakyat Sragen Selesai Sesuai Target

  • 16 Jun 2026 18:37 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendesak kontraktor pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Sragen untuk memaksimalkan sisa waktu kontrak. Salah satu langkah krusial yang harus diambil adalah menambah jumlah tenaga kerja guna memastikan proyek strategis nasional ini selesai tepat waktu dan siap digunakan pada tahun ajaran baru.

Hal tersebut ditegaskan oleh Menteri PU, Dody Hanggodo, saat meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, pada Selasa 16 Juni 2026 siang.

Meskipun dikejar tenggat waktu, proyek SR di Kabupaten Sragen menunjukkan performa yang impresif. Saat ini, capaian progres pembangunan di Sragen telah menyentuh angka 87,12 persen. Angka ini menempatkan Sragen di posisi nomor empat nasional sebagai salah satu daerah dengan progres pembangunan SR terbaik se-Indonesia.

Capaian Sragen berada jauh di atas rata-rata progres pembangunan 93 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia yang saat ini berada di angka 79,31 persen. Pemerintah mematok target akhir agar seluruh proyek ini fungsional 100 persen pada akhir Juni 2026.

Menteri PU Dody Hanggodo mengungkapkan, salah satu kendala utama melambatnya akselerasi proyek dalam beberapa hari terakhir adalah berkurangnya jumlah pekerja akibat momentum libur lokal di tanah Jawa.

"Tenaga kerja jadi masalah. Kebetulan pas libur 1 Suro. Ini kan kita di tanah Jawa, jadi Suro merupakan hari libur besar," ujar Dody di lokasi proyek.

Dampak dari masa libur tersebut membuat jumlah pekerja di proyek SR Sragen merosot sekitar 20 persen. Dalam kondisi normal, jumlah pekerja biasanya mencapai sekitar 900 orang, namun saat peninjauan berlangsung, jumlah pekerja yang aktif menurun menjadi 679 orang.

Untuk mengejar sisa target pembangunan hingga akhir Juni, Menteri PU meminta penyedia jasa atau kontraktor segera menggenjot jumlah tenaga kerja begitu masa libur Suro usai. Hal ini harus segera dieksekusi mengingat ketersediaan material bangunan di lokasi terpantau sudah lengkap dan hanya terkendala kekurangan personel.

Menteri PU menyebut angka ideal pekerja untuk mengebut sisa proyek ini adalah sekitar 1.100 hingga 1.200 orang. "Sragen ini berada di wilayah Soloraya, mobilisasi tambahan tenaga kerja saya kira tidak akan sesulit jika dibandingkan dengan proyek di luar Pulau Jawa," kata Dody tegas.

Selain penambahan personel secara masif, proyek ini dipastikan terus berjalan siang dan malam. Dody menegaskan bahwa hampir semua proyek Sekolah Rakyat yang ia tinjau rata-rata beroperasi selama 24 jam penuh demi mengejar tenggat waktu penyelesaian di bulan Juni.

Pemerintah menargetkan seluruh proyek Sekolah Rakyat di Indonesia sudah berstatus fungsional pada akhir bulan ini. Dengan demikian, fasilitas pendidikan yang baru dan representatif ini sudah bisa langsung ditempati oleh para siswa.

"Kita harapkan di akhir Juni itu semuanya sudah fungsional. Jadi adik-adik bisa mulai menempati sekolah barunya saat masuk tahun ajaran baru, Juli 2026," kata Menteri PU. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....