Sekolah Rakyat Sragen Rampung Juni, Calon Murid Mulai Diseleksi
- 14 Feb 2026 22:54 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN - Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 78 di Kabupaten Sragen Jawa Tengah (Jateng) ditarget selesai Juni 2026. Pemkab Sragen kini memulai asesmen untuk peserta didik sekolah rakyat dengan kouta 270 siswa kategori miskin ekstrim.
Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Sragen, Yuniarti mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Mondokan baru menyentuh angka 7 persen. Tahap pembangunan baru memasuki pembuatan pondasi dan akses jalan. "Dimulai pertengahan Desember (2025), sedangkan targetnya nanti Juni sudah selesai," ujarnya saat dikonfirmasi Sabtu 14 Februari 2026.
Yuni menjelaskan saat ini proses pembangunan dilakukan oleh 225 pekerja. Sebanyak 30 persen merupakan warga di sekitar wilayah pembangunan.
Yuni menegaskan bahwa seluruh anggaran pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 78 ditanggung oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Pemkab Sragen mengaku tidak tahu menahu soal anggaran.
"Kami enggak sampai ke sana ya. Jadi Tugasnya Sragen itu menyediakan lahan dan perizinan. Kalau masalah anggaran pelaksanaannya kami tidak tahu," kata dia.
Pembangunan Sekolah Rakyat terdiri dari ruang kelas, asrama siswa termasuk asrama tenaga pendidik
"Jadi pembangunan nanti juga termasuk sekolahnya sekolah kan nanti SD, SMP, SMA, asramanya, ruang kepala sekolah asrama wali murid terus fasilitas olahraga dan sebagainya," kata dia.
Sementara itu Pemkab saat ini tengah melakukan asesmen untuk memenuhi 9 rombel (rombongan belajar) angkatan 2026/2027. Dengan rincian SD 3 Rombel, SMP 3 Rombel dan SMA 3 Rombel. Setiap siswanya berisi 30 siswa.
Yuniarti mengatakan, asesmen akan dilakukan mulai 9 Februari - 31 Maret 2026. Asesmen dilakukan secara door to door atau home visit.
"Sragen ini seijin Pak Bupati agar apa itu calon siswa itu benar-benar sesuai target yang ditetapkan yaitu desil 1 sampai desil 2. Ya toh Diprioritaskan memang untuk KK miskin yang punya punya ini untuk sekolah, makane kami mengawali dengan melakukan pendataan," kata dia.
Selain itu, Kemensos juga membuka pendaftaran bagi anak-anak yang ingin bersekolah di Sekolah Rakyat melalui aplikasi calon siswa (casis) yang sudah dimulai pada Februari 2026.
Diberitakan sebelumnya proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Mondokan Sragen dikunjungi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Rabu 11 Februari. Kunjungan tersebut tertutup bagi awak media hingga kawasan proyek mendapatkan pengamanan ketat dari Satpol PP Pemkab Sragen. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....