Mendikdasmen Tinjau Perbaikan Atap Ambruk di MTsM 4 Sambungmacan Sragen

  • 01 Jun 2026 17:28 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID. Sragen - Robohnya bangunan atap MTs Muhammadiyah (MTsM) 4 Sambungmacan, Sragen mendapatkan perhatian langsung Pemerintah Pusat. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, meninjau langsung kondisi sekolah di ujung timur Kabupaten Sragen, Jawa Tengah itu pada Minggu 31 Mei 2026.

Kunjungan ini dilakukan untuk mengecek proses perbaikan ruang kelas yang atapnya ambruk beberapa pekan lalu. Pria yang menjabat Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah itu berada di sekolah tersebut sekitar satu jam.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Bupati Sragen Sigit Pamungkas, sejumlah pejabat eselon II, PDM Sragen, Lazismu, serta pengurus PCM Sambungmacan. Mendikdasmen juga menyempatkan diri berdialog dengan pengurus PDM Sragen terkait komitmen pembangunan fasilitas pendidikan ke depan.

Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PDM Sragen, Suharno, mengungkapkan bahwa Mendikdasmen meminta agar rencana pembangunan yang telah dibahas bersama Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) tetap berjalan sesuai target. Saat ini, perbaikan tiga ruang kelas yang rusak sudah mulai dikerjakan.

"Karena Kementerian PU sudah bergerak secara total, Dinas Pendidikan Kabupaten Sragen nanti akan berkoordinasi langsung dengan sekolah. Tujuannya agar bantuan anggaran dari Pemkab melalui APBD Perubahan 2026 bisa dialokasikan untuk kebutuhan fasilitas yang lain," ujar Suharno saat memberikan keterangan, Minggu.

Suharno menambahkan, kompleks pendidikan Muhammadiyah di Sambungmacan ini ke depan akan dikembangkan menjadi kawasan pendidikan terpadu dan modern. Sejumlah fasilitas digital dan sains kini tengah dirancang oleh Pengurus Pusat Muhammadiyah.

"Kami merencanakan pembangunan laboratorium MIPA, laboratorium multimedia untuk mendukung digitalisasi pembelajaran, hingga perpustakaan yang representatif," ujar Suharno.

Rencana pengembangan ini juga menyasar jenjang pendidikan lain yang berada di dalam satu kompleks. MI Muhammadiyah dipastikan mendapat suntikan bantuan dari PP Muhammadiyah sebesar Rp200 juta.

Sementara untuk TK Muhammadiyah, pengembangan akan diarahkan melalui bantuan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) dari Kementerian Dikdasmen. PDM Sragen kini diminta segera menyusun Detail Engineering Design (DED) dengan pendampingan konsultan dari PP Muhammadiyah.

"Gambaran awalnya, bangunan TK akan diperluas ke area belakang karena masih ada sisa lahan seluas 200 meter persegi," imbuh Suharno.

Dengan total luas kompleks mencapai 2.600 meter persegi, PDM Sragen menargetkan pengelolaan sekolah terintegrasi penuh mulai dari TK, MI, hingga MTsM 4 Sambungmacan. Ekosistem ini diharapkan membuat siswa yang lulus dari TK Muhammadiyah dapat otomatis melanjutkan pendidikan ke jenjang MI dan MTs di lokasi yang sama.

Diberitakan sebelumnya, atap bangunan gedung sekolah Madrasah Tsanawiyah MTs Muhammadiyah 4 Bulu, yang berlokasi di Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, dilaporkan roboh pada Selasa 12 Mei 2026 pagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian sekitar pukul 08.00 WIB. Insiden ini terjadi tepat saat kegiatan belajar mengajar (KBM) sedang berlangsung. Kejadian nahas tersebut mengakibatkan 8 orang menjadi korban, yang terdiri dari 7 siswa dan 1 orang guru.

Para korban saat ini telah dievakuasi ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen dan RS Amal Sehat untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Kapolsek Sambungmacan, AKP Warseno saat dikonfirmasi menyatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan pengamanan di lokasi kejadian. Ia membenarkan adanya korban luka-luka, termasuk laporan adanya korban yang mengalami patah tulang.

"Informasi sementara ada 8 korban, 7 anak dan 1 guru. Ada yang dilaporkan mengalami patah tulang, namun identitas pastinya masih kami data karena korban langsung dibawa ke rumah sakit umum. Kami masih fokus pada evakuasi dan mencari informasi lebih lanjut di lapangan," kata AKP Warseno saat dikonfirmasi Selasa pagi. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....