Pemkot Solo Terima Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah dari Kemendikdasmen
- 25 Mei 2026 18:43 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo yang diwakili Wakil Wali Kota, Astrid Widayani menerima penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) kategori Pemerintah yang Peduli dan Merawat Bahasa Daerah dalam gelaran Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) 2026.
Penghargaan ini diberikan langsung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebagai bentuk apresiasi Pemkot Solo dalam menjaga dan menghidupkan bahasa daerah melalui pendidikan, kebijakan daerah hingga keterlibatan masyarakat.
Hadir menerima langsung, Wakil Wali Kota, Astrid Widayani menegaskan bahwa identitas budaya tidak boleh hilang di Solo. Dirinya berharap dengan penghargaan ini, bahasa daerah bisa terus dilestarikan.
"Bahasa daerah adalah bagian dari identitas budaya yang tidak boleh hilang. Kami ingin generasi muda tetap mengenal, memahami dan menggunakan bahasa daerah sebagai bagian dari kehidupan mereka," kata Astrid Widayani pasca menerima penghargaan di Gedung Garuda Pusat Pelatihan SDM di Depok pada Senin, 25 Mei 2026.
Astrid Widayani juga menekankan bahwa pelestarian budaya daerah tidak sebatas seremonial saja, melainkan selalu hadir dalam kehidupan sehari-hari.
"Modernisasi penting, tetapi akar budaya juga harus tetap dijaga. Bahasa daerah adalah warisan yang harus terus hidup dari generasi ke generasi," katanya menambahkan.
Program revitalisasi bahasa daerah sudah dilaksanakan terhadap 105 bahasa dan dialek di 36 Provinsi sepanjang tahun 2025. Kehadiran Festival Tunas Budaya Ibu Nasional 2026 juga dianggap mampu mengangkat semangat pelestarian bahasa daerah.
Kota Solo dianggap sebagai salah satu daerah paling konsisten menjaga penggunaan bahasa daerah dalam kehidupan masyarakat. Sejumlah sekolah yang ada di kota Bengawan pun terdata masih mengembangkan pembelajaran berbasis budaya lokal. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....