Anak-Anak Layak Diperhatikan Dan Mendapat Tempat Terhormat Dalam Keluarga
- 29 Jul 2024 20:48 WIB
- Ende
KBRN, Labuan Bajo: Anak anak layak untuk diperhatikan dan mendapat tempat yang terhormat dalam kehidupan keluarga. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus dalam Sambutan kegiatan Pawai Hari Anak Nasional (HAN) ke-44 tingkat kabupaten Manggarai Barat di halaman kantor bupati, Jumat siang (26/07/2024).
Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng mengatakan Pawai Hari Anak Nasional (HAN) kali ini merupakan upaya menyuarakan hak-hak anak kepada masyarakat. Hak tersebut meliputi tidak mendapat kekerasan baik dari dalam lingkungan keluarga, masyarakat dan sekolah.
“Pawai Hari Anak Nasional 2024 kali ini sebagai upaya bagaimana menyuarakan hak-hak anak kepada masyarakat dengan tujuan agar tidak ada kekerasan dalam lingkungan keluarga, masyarakat dan sekolah. Anak-anak memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa sekarang anak anak layak untuk diperhatikan dan mendapat tempat yang terhormat dalam kehidupan berkeluarga,” ujar Yulianus.
Pemerintah Daerah berkomitmen menjadikan Kabupaten Manggarai Barat sebagai kabupaten layak anak yang akan dideklarasikan tanggal 29 Juli 2024. Oleh sebab itu tidak boleh ada lagi kekerasan terhadap anak di bumi Kabupaten Manggarai Barat ini tercinta ini.
“Pemerintah daerah Kabupaten Manggarai Barat sangat menyambut gembira kegiatan ini dan berterimakasih kepada Wahana Visi Indonesia yang sudah memfasilitasi kegiatan ini. Terima kasih juga kepada bapak dan ibu guru terutama bapak dan ibu guru TK/PAUD dan SD dengan penuh semangat mengantar dan mendampingi anak-anak datang ke kantor bupati ini serta drum band dari SMAK St. Ignasius Loyola Labuan Bajo,” ucap Yulianus.
Sementara itu manager Wahana Visi Indonesia Ignatius Anggur dalam sambutannya mengatakan, anak-anak di Kabupaten Manggarai Barat saat mengikuti pawai maupun saat berorasi sungguh menunjukan keaslian ekspresi mereka. Menurutnya orasi yang disampaikan anak-anak terkait masalah pernikahan dini menjadi isu yang sangat memprihatinkan sekaligus menggambarkan situasi buruk yang dialami oleh anak-anak.
"Penikahan dini bisa memicu keretakan dan bahkan terjadi kekerasan dalam rumah tangga. Wahana Visi Indonesia terus mendukung pemerintah sebagai mitra pendamping dengan visi yang sama untuk membangun Manggarai barat,” ujar Ignatius.
Dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan pada spanduk sebagai wujud dari keseriusan pemerintah dan Wahana Visi Indonesia memberikan perlindungan terhadap hak-hak anak agar tidak diskriminatif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....