Masjid Harton, Teduh Bersujud saat Perjalanan di Madura

  • 27 Agt 2026 09:57 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sampang – Perjalanan jauh dari Sumenep menuju Surabaya maupun sebaliknya tak hanya membutuhkan kendaraan yang prima, tetapi juga tempat untuk sejenak berhenti dan menenangkan diri. Di jalur nasional Kabupaten Sampang, Masjid Harton hadir sebagai salah satu tempat persinggahan yang menawarkan suasana ibadah sekaligus kenyamanan bagi para pelintas.

Masjid Harton memiliki daya tarik tersendiri. Bangunannya tampil modern, lingkungan yang bersih dan tertata, serta dilengkapi dengan lampu haias hampir pada semua bangunan masjid menambah keanggunan Masjid Harton. sehingga memberikan kesan nyaman sejak pengunjung tiba. Nuansa tersebut membuat masjid ini tidak hanya menjadi tempat menunaikan salat, tetapi juga ruang untuk melepas lelah setelah menempuh perjalanan.

Salah seorang warga yang singgah di Masjid Harton, Hairu Ahmadi, menilai masjid tersebut memiliki suasana yang istimewa. Ia mengaku merasa nyaman berada di masjid karena kebersihan dan tampilannya yang menarik.

“Masjidnya istimewa, bersih dan estetik. Sangat nyaman untuk rehat,” ujar Hairu.

Kenyamanan pengunjung juga didukung fasilitas yang cukup memadai. Area parkir yang luas membuat kendaraan lebih mudah ditempatkan, sementara toilet yang bersih memberikan kemudahan bagi masyarakat yang hendak bersuci setelah menempuh perjalanan jauh.

Wajah pintu wisata Panti Harton yang berada disamping masjid saat malam hari (foto: RRI/Heru)

Hairu Ahmadi mengatakan fasilitas tersebut menjadi salah satu alasan Masjid Harton layak dijadikan tempat persinggahan. Menurutnya, pengunjung tidak perlu khawatir mencari tempat parkir ataupun fasilitas bersih untuk beristirahat sejenak.

“Toiletnya bersih, parkirnya luas. Karpet masjidnya juga tebal, jadi nyaman untuk salat dan beristirahat,” katanya.

Lokasinya yang berada di jalur nasional dan di tengah rute perjalanan Sumenep-Surabaya membuat Masjid Harton cukup strategis. Pengendara dari arah Sumenep menuju Surabaya maupun sebaliknya dapat menjadikannya sebagai titik persinggahan untuk beribadah dan memulihkan tenaga sebelum kembali melanjutkan perjalanan. Apalagi disamping masjid dilengkapi dengan wisata pantai New Harton. Sehingga menambah rilek, sambal solat dan berwisata yang luasa dan lebar dipinggir pantai.

Masjid Harton akhirnya bukan sekadar bangunan tempat ibadah di tepi jalan. Ia menjadi ruang teduh bagi para musafir—tempat ketika perjalanan sejenak dihentikan, tubuh beristirahat, dan hati kembali diingatkan untuk mendekat kepada Sang Pencipta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....