BPJS Ketenagakerjaan Madura Permudah Pekerja Miliki Rumah

  • 07 Okt 2026 08:27 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Kabar baik bagi pekerja di Madura yang ingin memiliki rumah. BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Madura menghadirkan program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) yang memberikan kemudahan akses pembiayaan perumahan bagi peserta aktif.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Madura, Dwi Bhakti Indra Fitriawan, mengatakan MLT dapat dimanfaatkan peserta yang telah aktif menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan minimal satu tahun. Program tersebut merupakan hasil kemitraan strategis antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Bank Tabungan Negara (BTN) untuk membantu pekerja mewujudkan rumah impian.

“MLT merupakan buah kerja sama kemitraan strategis antara BPJS Ketenagakerjaan dan BTN. Ini adalah manfaat tambahan di luar jaminan utama, yang dirancang khusus untuk membantu pekerja mewujudkan rumah impiannya,” ujar Indra.

Ia menjelaskan, terdapat empat manfaat utama yang dapat dimanfaatkan pekerja melalui program MLT. Pertama, Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) untuk pembelian rumah baru maupun rumah bekas dengan maksimal pinjaman Rp500 juta.

Kedua, Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP) dengan maksimal pinjaman Rp200 juta yang dapat digunakan pekerja untuk memperbaiki maupun meningkatkan kualitas rumah. Ketiga, Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) dengan maksimal Rp150 juta untuk membantu pekerja yang terkendala menyediakan uang muka atau down payment (DP) rumah.

“Keempat, kredit konstruksi atau Fasilitas Pembiayaan Perumahan Pekerja (FPPP) bagi perusahaan kontraktor atau pengembang yang ingin membangun perumahan khusus untuk pekerja,” katanya.

Menurut Indra, salah satu keunggulan program MLT dibandingkan kredit perumahan pada umumnya adalah skema pembiayaan yang lebih meringankan pekerja. BPJS Ketenagakerjaan menawarkan bunga pinjaman yang relatif murah dan bersifat flat, serta proses pengajuan yang lebih mudah.

“Dengan bunga yang murah dan flat sampai lunas, angsuran menjadi lebih terprediksi dan tidak memberatkan. Prosesnya juga mudah karena sudah terintegrasi dengan data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Dwi Bhakti Indra Fitriawan.

Ia menambahkan, program MLT merupakan wujud komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan dasar berupa hunian. Kepemilikan rumah dinilai menjadi salah satu fondasi penting bagi produktivitas pekerja dan masa depan keluarga.

Indra mengajak seluruh pekerja di Madura untuk memanfaatkan program tersebut selama memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Selain masa kepesertaan minimal satu tahun, peserta juga harus tertib dalam membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan.

Saat ini, antusiasme pekerja di empat kabupaten di Madura, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep, terhadap program MLT terus meningkat. Sejumlah pekerja formal mulai berkonsultasi untuk mengetahui mekanisme dan persyaratan pengajuan manfaat layanan tambahan tersebut.

Informasi lebih lengkap mengenai MLT dapat diperoleh dengan mendatangi Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Madura maupun kantor BTN terdekat. Pengajuan MLT juga sudah dapat dilakukan melalui aplikasi JMO sehingga memberikan kemudahan bagi peserta.

“Kami ingin memastikan program ini tepat sasaran. Pekerja yang tertib menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, berhak mendapatkan kemudahan ini,” katanya.

Melalui program MLT, BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memberikan perlindungan jaminan sosial selama pekerja menjalankan aktivitasnya, tetapi juga berupaya mendukung kesejahteraan pekerja dalam jangka panjang. Program tersebut diharapkan dapat membantu semakin banyak pekerja di Madura memiliki hunian yang layak bagi keluarganya.

“Ayo, tretan Madura, sahabat pekerja Madura. Segera manfaatkan MLT BPJS Ketenagakerjaan dan wujudkan rumah impian Anda. Rumah impian bukan lagi mimpi, tetapi bisa menjadi kenyataan bersama BPJS Ketenagakerjaan,” kata Indra.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....