DKUPP Sumenep Perkuat Daya Saing UMKM melalui Pendampingan Gratis
- 07 Okt 2026 11:19 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga meningkatkan kualitas dan daya saing produknya.
Salah satu upaya yang dilakukan dengan menyediakan layanan pendampingan usaha secara gratis bagi masyarakat yang sedang merintis maupun mengembangkan usahanya.
Kepala DKUPP Sumenep Moh. Ramli mengatakan, pendampingan diberikan sesuai kebutuhan pelaku usaha. Selain membantu aspek legalitas, pemerintah juga membuka akses bagi UMKM untuk mendapatkan dukungan dalam membangun identitas dan tampilan produk.
Menurutnya, pelaku usaha dapat memperoleh fasilitasi mulai dari pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), hingga sertifikasi halal.
"Kami bantu mulai dari pengurusan perizinan hingga pengembangannya," ujar Moh. Ramli, Selasa 6 Oktober 2026
Ia menjelaskan, penguatan produk menjadi bagian penting agar UMKM lokal mampu memiliki nilai tambah dan lebih mudah diterima pasar. Karena itu, DKUPP juga memberikan akses pendampingan untuk kebutuhan logo, branding, maupun desain kemasan.
DKUPP Sumenep bahkan telah membangun jejaring dengan sejumlah perguruan tinggi. Kemitraan tersebut dimanfaatkan untuk menghubungkan pelaku UMKM dengan pihak yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pengembangan usaha.
"Kalau ada UMKM mau bikin branding, seperti logo, kami tinggal mengkoneksikan. Kami fasilitasi ke lembaga perguruan tinggi yang sudah bermitra dengan kami," katanya.
Moh. Ramli menegaskan, seluruh fasilitasi tersebut diberikan tanpa biaya. Pemerintah daerah berharap kemudahan akses pendampingan dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya pelaku usaha yang baru memulai kegiatan usahanya.
Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Sumenep Juhari mengapresiasi langkah DKUPP yang membuka pendampingan secara gratis. Menurutnya, program tersebut penting untuk membantu UMKM memperoleh legalitas sekaligus meningkatkan kemampuan produk agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Ia berharap pendampingan dilakukan secara berkelanjutan, sehingga pelaku UMKM tidak hanya selesai pada tahap pengurusan administrasi, tetapi juga mendapatkan dukungan dalam pengembangan produk dan pemasaran.
"Kami berharap program ini benar-benar menyentuh pelaku UMKM, terutama yang baru merintis usaha," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....