Bupati Sumenep Tekankan Pencegahan Stunting sejak Masa Kehamilan
- 22 Sep 2026 11:14 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep mendorong penanganan stunting dilakukan secara berkelanjutan dengan memulai pendampingan sejak masa kehamilan.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, pencegahan stunting harus dipandang sebagai bagian dari upaya menyiapkan kualitas sumber daya manusia, bukan hanya sebagai persoalan kesehatan.
Menurutnya, kondisi tumbuh kembang anak sejak usia dini akan berpengaruh terhadap kualitas generasi yang dipersiapkan menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Stunting bagi kami sesungguhnya menjadi konsen penting, karena ini merupakan bagian dari gambaran masa depan bagaimana anak-anak cerdas kita siapkan untuk generasi 2045,” ujar Fauzi, Senin 21 September 2026.
Ia menjelaskan, pendampingan perlu diberikan secara berkesinambungan kepada kelompok sasaran, mulai dari ibu hamil, ibu setelah melahirkan dan menyusui, bayi, hingga balita.
Pelaksanaan program tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, seperti kader, tenaga kesehatan, penyuluh, serta Tim Pendamping Keluarga (TPK).
Fauzi menyampaikan, penguatan penanganan stunting menjadi salah satu pembahasan saat Pemerintah Kabupaten Sumenep menerima audiensi Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur.
Pertemuan tersebut juga membahas penguatan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana atau Bangga Kencana serta pelayanan keluarga berencana.
"kami berharap kolaborasi lintas sektor terus diperkuat agar pendampingan keluarga dapat berjalan optimal dan upaya pencegahan stunting dapat dilakukan sejak dari hulu,"ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....