BMKG Imbau Masyarakat Tak Terpengaruh Isu Belum Terverifikasi
- 14 Sep 2026 01:09 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana, namun tidak mudah mempercayai informasi atau isu kebencanaan yang belum melalui kajian dan verifikasi secara memadai.
Kepala Stasiun BMKG Trunojoyo III, Ari Widjajanto, mengatakan sejumlah kajian mengenai potensi kebencanaan masih membutuhkan penelitian lebih mendalam sebelum dapat disampaikan sebagai informasi resmi kepada masyarakat.
Menurutnya, informasi yang belum memiliki dasar kajian kuat berpotensi menimbulkan keresahan apabila disampaikan tanpa konteks dan penjelasan yang memadai.
“Kalau itu masih dalam bentuk kajian, belum bisa dipertanggungjawabkan dan jangan sampai menimbulkan keresahan. Tentunya masih perlu pengkajian yang lebih dalam,” ujar Ari, Minggu 13 September 2026.
Ia menjelaskan, wilayah Madura, termasuk Kabupaten Sumenep, memiliki sejumlah struktur sesar yang perlu menjadi perhatian dalam upaya mitigasi bencana. Salah satunya berkaitan dengan sistem sesar yang memanjang hingga wilayah Madura dan Kepulauan Kangean.
Meski demikian, keberadaan struktur sesar tersebut tidak serta-merta dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan akan terjadi gempa pada waktu atau lokasi tertentu.
| Baca juga: Cuaca Sumenep Diprakirakan Cerah Hari Ini |
Menurut Ari, diperlukan kajian ilmiah dan pemantauan berkelanjutan untuk mengetahui karakteristik serta aktivitas masing-masing segmen.
Ari menegaskan, masyarakat tetap perlu meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana. Namun, langkah tersebut harus diiringi dengan sikap kritis terhadap informasi yang beredar, terutama informasi yang tidak berasal dari sumber resmi.
“Dari BMKG, masyarakat tetap kami minta kewaspadaannya dan tidak percaya terhadap isu-isu yang tidak bertanggung jawab,” katanya.
Ia menambahkan, BMKG berupaya menyampaikan informasi berdasarkan data dan hasil kajian yang dapat dipertanggungjawabkan. Informasi yang belum memiliki tingkat kepastian memadai tidak seharusnya disebarluaskan karena dapat memicu kepanikan di tengah masyarakat.
Ari berharap masyarakat menjadikan kanal resmi BMKG sebagai rujukan utama dalam memperoleh informasi terkait cuaca, gempa bumi, maupun potensi bencana lainnya.
“Intinya kami menyampaikan kepada masyarakat agar tetap waspada, tetapi jangan percaya begitu saja terhadap isu-isu yang tidak jelas sumber dan kebenarannya,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....