BPBD Sumenep Gandeng HIPAM Percepat Distribusi Air Bersih

  • 11 Sep 2026 21:42 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep memperkuat pola penanganan kekeringan dengan melibatkan pengelola air di tingkat lokal. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau.

Kepala Pelaksana BPBD Sumenep, Kamiluddin, mengatakan distribusi air tidak hanya mengandalkan personel BPBD, tetapi juga mengoptimalkan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang berada di wilayah terdampak.

Menurutnya, keterlibatan pihak lokal diperlukan karena masing-masing daerah memiliki kondisi dan kebutuhan penanganan yang berbeda. Salah satunya dilakukan di Kecamatan Gayam dengan menggandeng Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPAM).

“Kita langsung instruksikan untuk bekerja sama dengan HIPAM dalam langkah distribusi air,” ujar Kamiluddin, Jum’at 11 September 2026.

Ia menjelaskan, koordinasi dengan HIPAM diharapkan membuat penyaluran air kepada masyarakat lebih efektif karena pihak lokal memiliki pemahaman terhadap kondisi dan kebutuhan warga di wilayahnya.

Selain menggerakkan TRC dan menjalin kerja sama dengan HIPAM, BPBD juga menerima dukungan dari berbagai pihak yang secara sukarela membantu penyediaan air bagi masyarakat terdampak kekeringan.

Kamiluddin mengatakan BPBD terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi kekeringan di sejumlah wilayah. Pemantauan tersebut menjadi dasar dalam menentukan lokasi yang membutuhkan distribusi air, terutama desa yang telah masuk kategori kering kritis.

Menurutnya, keterbatasan air berpotensi masih terjadi selama musim kemarau sehingga penanganan dilakukan secara bertahap berdasarkan tingkat kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

BPBD Sumenep memastikan distribusi air akan terus dilakukan ke daerah terdampak dengan memprioritaskan wilayah yang mengalami kondisi kekeringan paling parah.

“Utamanya adalah desa yang mengalami kering kritis,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....