Kemenag Sumenep Perkuat Integritas Guru Dukung Zona Integritas

  • 09 Sep 2026 01:08 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep terus memperkuat komitmen aparatur dalam membangun Zona Integritas (ZI) melalui peningkatan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, memberikan pembinaan kepada sejumlah guru yang berada di wilayah Kecamatan Bluto, Pragaan, dan Gili Genting, Selasa 8 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bluto tersebut menjadi bagian dari upaya Kemenag Sumenep menanamkan nilai-nilai integritas kepada aparatur, khususnya para guru yang memiliki peran strategis dalam memberikan layanan pendidikan.

Abdul Wasid mengatakan, integritas harus menjadi dasar bagi setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam melaksanakan tugas. Menurutnya, guru tidak cukup hanya memiliki kompetensi dan kemampuan mengajar, tetapi juga harus mampu menunjukkan perilaku yang mencerminkan kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta keteladanan.

Ia menilai, sikap tersebut penting karena guru tidak hanya berinteraksi dengan peserta didik, tetapi juga menjadi bagian dari lingkungan sosial masyarakat.

Abdul Wasid meminta para guru menerapkan nilai-nilai integritas dalam setiap aktivitas, baik ketika menjalankan tugas di madrasah maupun saat berinteraksi dengan masyarakat.

Menurutnya, kualitas pelayanan pendidikan tidak dapat diukur hanya dari terpenuhinya kewajiban administratif. Pelayanan harus mampu memberikan manfaat nyata serta membawa perubahan positif bagi peserta didik dan lingkungan sekitarnya.

“Kami mengajak seluruh ASN untuk membangun kebiasaan kerja yang jujur, terbuka, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Pelayanan harus memberikan kemudahan, kepastian, dan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kemenag Sumenep membutuhkan keterlibatan seluruh ASN. ZI tidak boleh berhenti pada pemenuhan administrasi maupun sekadar menjadi slogan kelembagaan.

Sebaliknya, nilai-nilai tersebut harus diwujudkan melalui perilaku aparatur dan peningkatan kualitas pelayanan dalam pekerjaan sehari-hari.

“Pembinaan tersebut dapat meningkatkan kesadaran dan komitmen para guru untuk menjaga integritas sekaligus memperkuat budaya kerja yang bersih dan profesional,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran Kemenag Sumenep menjadikan pembangunan Zona Integritas sebagai gerakan bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....