Antisipasi Puncak Kemarau, BPBD Distribusi Air Bersih Disiapkan hingga September
- 07 Agt 2026 16:18 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep menyiapkan langkah antisipasi menghadapi puncak musim kemarau dengan memperluas penyaluran bantuan air bersih, termasuk bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumenep, Ach. Laily Mualidy, mengatakan pihaknya juga telah menerima permohonan bantuan air bersih dari Kecamatan Sapeken.
“Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan, BPBD akan menerapkan pola distribusi yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni bekerja sama dengan penyedia air bersih yang berada di daerah setempat,” ujarnya, Kamis 6 Agustus 2026.
Menurutnya, penyedia air bersih akan menyalurkan air kepada masyarakat sesuai kebutuhan di lapangan, sedangkan biaya distribusi akan diganti oleh pemerintah daerah melalui mekanisme yang telah ditetapkan.
Laily menjelaskan, BPBD mengacu pada informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang memprediksi puncak musim kemarau terjadi pada Agustus 2026. Kondisi tersebut diperkirakan masih berdampak terhadap ketersediaan air bersih pada bulan berikutnya.
“Oleh karena itu, kami merencanakan penyaluran bantuan air bersih hingga akhir September 2026. Namun, kebijakan tersebut dapat diperpanjang apabila masyarakat di sejumlah wilayah masih mengalami kesulitan memperoleh air bersih,” kata Laily.
BPBD Sumenep memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa agar penanganan dampak kekeringan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....