Sepuluh Korban KM Mutiara Sentosa II Dievakuasi Melalui Kalianget
- 03 Agt 2026 11:17 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Pos SAR Sumenep mencatat sebanyak 10 korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II dievakuasi melalui Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep. Dari jumlah tersebut, enam korban telah dipulangkan, sedangkan empat lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Koordinator Pos SAR Sumenep, Nur Hadi Santoso, mengatakan empat korban yang masih dirawat berada di Rumah Sakit Islam (RSI) Garam Kalianget. Sementara itu, satu korban lainnya sebelumnya berhasil dievakuasi nelayan di wilayah Ambunten sehingga total korban yang masuk melalui jalur evakuasi di Sumenep mencapai 10 orang.
"Dari yang dievakuasi melalui Pelabuhan Kalianget ada sembilan orang. Ditambah satu korban yang dievakuasi nelayan di wilayah Ambunten, sehingga total menjadi 10 orang. Enam orang sudah dipulangkan dan empat lainnya masih menjalani perawatan di RSI Garam," kata Nur Hadi, Senin 3 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, seluruh korban yang tiba di Pelabuhan Kalianget langsung diserahkan kepada tim kesehatan untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan medis. Karena itu, Pos SAR tidak memiliki data rinci mengenai kondisi kesehatan maupun jenis cedera yang dialami para korban.
"Setelah tiba di pelabuhan, seluruh korban langsung kami serahkan kepada pihak kesehatan. Untuk kondisi medis maupun alasan perawatan, menjadi kewenangan tim medis," ujarnya.
Terkait operasi pencarian, Nur Hadi menyebut hingga saat ini belum terdapat perkembangan terbaru. Kapal milik Basarnas telah kembali menuju lokasi kejadian sejak pagi untuk melanjutkan proses pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan.
Ia juga mengatakan jumlah korban yang telah berhasil dievakuasi secara keseluruhan masih mengacu pada data sementara, yakni sekitar 230 orang. Namun, proses pendataan masih terus dilakukan karena sebagian korban dievakuasi menggunakan beberapa kapal berbeda dengan tujuan yang tidak sama.
Menurut Nur Hadi, sejumlah korban dibawa langsung menuju Surabaya, sementara sebagian lainnya masih berada di kapal penolong yang berlayar ke wilayah lain, termasuk Masalembu. Kondisi tersebut menyebabkan proses verifikasi data korban masih terus berlangsung.
Pos SAR Sumenep mengimbau masyarakat agar menunggu informasi resmi dari instansi berwenang terkait perkembangan operasi pencarian maupun jumlah pasti korban, mengingat proses evakuasi dan pendataan masih dilakukan secara terpadu oleh Basarnas bersama instansi terkait.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....