Tim Gabungan Siaga di Pelabuhan Kalianget Sambut Evakuasi Korban Kebakaran Kapal

  • 03 Agt 2026 00:29 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Tim gabungan yang terdiri atas Polri, TNI, Basarnas, KSOP, BPBD, tenaga kesehatan, serta Pemerintah Kabupaten Sumenep memperkuat kesiapsiagaan di Pelabuhan Kalianget untuk mengantisipasi kedatangan korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di perairan Madura.

Kepala Biro Operasi Polda Jawa Timur, Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, mengatakan seluruh personel difokuskan pada upaya penyelamatan korban sekaligus memastikan setiap korban yang dievakuasi memperoleh penanganan medis dan pelayanan secara optimal.

"Seluruh personel kami fokuskan pada penyelamatan korban. Ketika korban tiba di Pelabuhan Kalianget, kami pastikan seluruh layanan, mulai dari evakuasi hingga penanganan medis, dapat berjalan dengan baik," ujar Ariek, 2 Agustus 2026.

Sebagai pusat koordinasi, posko terpadu telah didirikan di Pelabuhan Kalianget. Selain itu, posko pendukung juga disiapkan di tiga pulau terdekat dengan lokasi kejadian. Jalur evakuasi menuju rumah sakit rujukan turut dipastikan siap digunakan agar proses penanganan korban berlangsung cepat dan efektif.

Sementara itu, Koordinator Pos SAR Sumenep, Nur Hadi Santoso, mengatakan operasi pencarian dan evakuasi melibatkan sembilan kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. Namun, proses tersebut masih menghadapi kendala berupa gelombang laut dan angin kencang yang memengaruhi pergerakan tim penyelamat.

"Korban dievakuasi menggunakan sembilan kapal yang berada di sekitar lokasi. Sebagian korban telah diberangkatkan menuju Surabaya menggunakan kapal Meratus Pematang Siantar dengan estimasi tiba sekitar pukul 21.00 WIB. Selain itu, tujuh orang lainnya dievakuasi menggunakan Kapal Motor Selaras Mas," kata Nur Hadi.

Berdasarkan data sementara, KMP Mutiara Sentosa II mengangkut 232 penumpang, 26 anak buah kapal, dan 13 kru tambahan. Hingga berita ini ditulis, sebanyak 227 orang dilaporkan selamat, sementara lima orang dinyatakan meninggal dunia.

Tim gabungan masih terus melakukan pendataan dan penanganan terhadap para korban. Aparat juga terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait untuk memastikan proses evakuasi, pelayanan kesehatan, dan penyampaian informasi kepada keluarga korban berjalan secara cepat, akurat, dan terpadu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....