Halo RRI: Pemkab Tegaskan “The Soul of Madura” Merupakan Visi Pembangunan Daerah

  • 23 Jul 2026 15:50 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Warga Kecamatan Kangean, Husaini, mempertanyakan penggunaan slogan The Soul of Madura Pemerintah Kabupaten Sumenep. Menurutnya, kondisi infrastruktur, pariwisata, dan pembangunan di daerah masih perlu ditingkatkan agar sejalan dengan slogan tersebut.

"Harapan kami, slogan ini tidak sekadar menjadi slogan promosi, tetapi dibuktikan dengan pembangunan dan kemajuan yang nyata," kata Husaini dalam program Halo RRI.

Aspirasi tersebut kemudian dikonfirmasi RRI kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep. Menanggapi hal itu, Halo RRI menghubungi Pejabat Fungsional Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Sumenep, Taufan Indra Purnama. Ia menjelaskan slogan The Soul of Madura tidak dimaksudkan sebagai klaim bahwa seluruh pembangunan di Sumenep telah sempurna.

The Soul of Madura bukanlah klaim bahwa seluruh aspek pembangunan di Sumenep sudah sempurna,” ujar Taufan, Rabu, 22 Juli 2026. “Slogan ini merupakan identitas dan visi yang menggambarkan kekayaan budaya, sejarah, tradisi, serta potensi pariwisata yang dimiliki Sumenep."

Ia menambahkan, seluruh potensi tersebut harus dirawat dan dikembangkan bersama oleh pemerintah, masyarakat, komunitas maupun pelaku pariwisata sebagai aset pembangunan daerah. Taufan menjelaskan, penggunaan slogan tersebut memiliki dasar hukum melalui Peraturan Bupati Sumenep Nomor 5 Tahun 2014 tentang City Branding Kabupaten Sumenep. Menurutnya, pada saat itu pemerintah daerah di berbagai wilayah Indonesia juga didorong memiliki identitas daerah sebagai strategi memperkuat potensi dan daya saing masing-masing.

Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berupaya mewujudkan visi tersebut melalui berbagai program pembangunan sektor pariwisata dan budaya. Salah satunya melalui penyelenggaraan Sumenep Calendar of Event yang bertujuan melestarikan budaya, menghidupkan tradisi, sekaligus menggerakkan UMKM setelah pandemi Covid-19.

"Kami terus melakukan pendampingan dan pembinaan sesuai amanat regulasi,” katanya. “Namun keberhasilan pembangunan juga membutuhkan dukungan, partisipasi, dan optimisme masyarakat.”

HALO RRI menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi, aspirasi, keluhan, masukan, maupun berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sekitar. Melalui program ini, RRI menghadirkan ruang dialog dengan menghubungkan masyarakat kepada pihak berwenang, sehingga setiap informasi dapat dikonfirmasi dan ditindaklanjuti secara terbuka.

Suarakan laporan Anda di Halo RRI melalui telepon (0328) 662317 saat Halo RRI on air pada pukul 9.00 – 10.00 WIB setiap Senin, Rabu dan Jumat. Anda juga bisa memanfaatkan WA Halo RRI 0811 3345 101 sepanjang waktu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....