KUA Lenteng dan Polsek Perkuat Sinergi Deteksi Dini Konflik Keagamaan

  • 09 Jul 2026 02:53 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Menindaklanjuti pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Early Warning System (EWS) SI-RUKUN yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur pada 7 Juli 2026, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lenteng bergerak cepat memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di tingkat kecamatan.

Salah satu langkah awal yang dilakukan ialah menjalin silaturahmi dan koordinasi dengan Polsek Lenteng sebagai mitra strategis lintas sektor dalam menjaga kondusivitas wilayah. Pertemuan tersebut berlangsung pada Rabu 8 juli 2026.

Kunjungan dipimpin langsung Kepala KUA Kecamatan Lenteng, Zainori, bersama Tim EWS SI-RUKUN KUA Lenteng. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi dengan fokus pembahasan mengenai potensi konflik berdimensi keagamaan di wilayah Kecamatan Lenteng, sekaligus merumuskan langkah-langkah sinergis untuk pencegahan dan deteksi dini.

Zainori menjelaskan, EWS SI-RUKUN merupakan instrumen deteksi dini yang dikembangkan Kementerian Agama untuk mengantisipasi sekaligus mempercepat penanganan berbagai potensi konflik berdimensi keagamaan di tengah masyarakat. Sebagai ujung tombak pelayanan Kementerian Agama di tingkat kecamatan, KUA memiliki peran penting dalam membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

"Pelaksanaan EWS SI-RUKUN tidak dapat berjalan optimal apabila hanya dilakukan oleh satu lembaga. Dibutuhkan sinergi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Polsek, agar setiap potensi persoalan dapat dipetakan sejak dini dan diselesaikan melalui langkah-langkah yang tepat, cepat, dan persuasif," ujar Zainori.

Inisiatif KUA Lenteng tersebut mendapat apresiasi dari Kapolsek Lenteng, Widiyanto. Menurutnya, sinergi antara Polsek dan KUA menjadi kebutuhan penting dalam menjaga stabilitas sosial serta kerukunan masyarakat, khususnya dalam menghadapi berbagai potensi persoalan yang berkaitan dengan kehidupan keagamaan.

"Alhamdulillah, situasi Kecamatan Lenteng hingga saat ini relatif aman dan kondusif. Namun, kondisi tersebut harus terus dijaga bersama. Karena itu, langkah-langkah preventif melalui koordinasi, komunikasi, serta deteksi dini menjadi sangat penting agar setiap potensi konflik dapat dicegah sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar," ungkap Widiyanto.

Melalui koordinasi tersebut, KUA Lenteng dan Polsek Lenteng berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam pertukaran informasi, pemetaan potensi kerawanan, serta peningkatan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kerukunan umat beragama.

Sinergi itu diharapkan menjadi bagian dari implementasi EWS SI-RUKUN di tingkat kecamatan sekaligus memperkuat peran lintas sektor dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman, harmonis, dan rukun.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....