Antrean BBM Bersubsidi di Sumenep Dipicu Peralihan Penggunaan
- 01 Jul 2026 10:43 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dari Pertamina ke seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Sumenep berlangsung normal. Antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU disebut bukan akibat gangguan pasokan, melainkan meningkatnya permintaan BBM bersubsidi.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, mengatakan meningkatnya antrean dipicu beralihnya sebagian masyarakat dari BBM non-subsidi ke BBM bersubsidi setelah adanya kenaikan harga BBM non-subsidi.
"Penyaluran saat ini normal. Tidak ada kendala dari Pertamina ke seluruh SPBU. Fenomena ini terjadi karena masyarakat beralih dari BBM non-subsidi ke BBM bersubsidi," ujarnya, Rabu 1 Juli 2026.
Menurut Dadang, kuota BBM bersubsidi yang diterima Sumenep pada Juni memang lebih kecil dibandingkan Mei. Namun, kondisi tersebut bukan karena adanya pengurangan kuota.
Ia menjelaskan, alokasi kuota setiap bulan disesuaikan dengan kebutuhan nasional. Pada Mei, kuota lebih besar karena bertepatan dengan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yang menyebabkan konsumsi BBM meningkat.
"Kuota kita tetap sesuai usulan. Hanya saja pembagiannya setiap bulan berbeda. Salah satu faktor yang memengaruhi adalah adanya hari besar keagamaan nasional," katanya.
Fenomena antrean BBM, lanjut Dadang, juga terjadi di sejumlah daerah lain di Madura. Karena itu, Pertamina berencana melakukan penataan ulang distribusi kuota ke masing-masing SPBU mulai Juli 2026.
"Insyaallah pada Juli akan ada penataan ulang kuota ke masing-masing SPBU melalui Pertamina. Mudah-mudahan ini dapat mengurangi antrean, khususnya di Sumenep," katanya.
Selain itu, Pertamina juga menerapkan pembatasan pembelian BBM bersubsidi, yakni maksimal 10 liter per transaksi untuk kendaraan roda dua sebagai upaya menjaga pemerataan distribusi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....